PKK Sukorambi Gelar Lomba Pola Asuh Ibu dan Balita, Dorong Kualitas Tumbuh Kembang Anak
- 17 April 2026
- Dibaca 508 Kali
Bagikan Via:
PKK Sukorambi Gelar Lomba Pola Asuh Ibu dan Balita, Dorong Kualitas Tumbuh Kembang Anak
JEMBER, 17 APRIL 2026 — Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukorambi menggelar lomba pola asuh ibu dan balita di Pendopo Desa Sukorambi, Jumat, 17 April 2026. Mengusung tema “Komunikasi Aktif Cinta Keluarga dalam Tumbuh Kembang Balita”, kegiatan ini diikuti perwakilan desa se-Kecamatan Sukorambi sebagai upaya memperkuat kualitas pengasuhan anak sejak usia dini.
Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Pokja I PKK Kecamatan Sukorambi yang berfokus pada penguatan peran keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Peserta menampilkan praktik pengasuhan meliputi pemenuhan gizi seimbang, kebersihan lingkungan, serta stimulasi tumbuh kembang melalui komunikasi yang aktif dan penuh kasih.
Ketua TP PKK Kecamatan Sukorambi, Khulashah Musyafa, menegaskan bahwa pola asuh yang tepat menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat dan berdaya saing.
“Pola asuh yang baik pada masa emas pertumbuhan anak sangat menentukan kualitas generasi ke depan,” ujarnya.
Camat Sukorambi, Musyaffa, S.HI., M.M., menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia.
“Peran keluarga, khususnya ibu, sangat strategis dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Kegiatan ini perlu terus didorong karena berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan arah pembinaan Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, S.E., M.Sc, yang mendorong penguatan peran keluarga melalui program PKK yang edukatif dan berorientasi pada peningkatan kualitas generasi masa depan.
Penilaian lomba mencakup pemahaman pola asuh, praktik pemberian gizi, kebersihan, serta kemampuan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Selaras dengan kebijakan Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc, kegiatan ini memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis keluarga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola asuh yang tepat semakin meningkat, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (hus)