logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Wuluhan Jember, Air Sempat Capai 80 Sentimeter

  • 09 Februari 2026
  • Dibaca 2779 Kali
Bagikan Via:
banjir-rendam-ratusan-rumah-di-wuluhan-jember-air-sempat-capai-80-sentimeter-20260209

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Wuluhan Jember, Air Sempat Capai 80 Sentimeter

Banjir melanda Dusun Sumberjo, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu, 7 Februari 2026. Peristiwa ini menyebabkan ratusan rumah warga terdampak dengan ketinggian air bervariasi. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, genangan air mulai meningkat sejak sore hari dan mencapai puncaknya pada malam hingga dini hari. Hingga Minggu siang, 8 Februari 2026, banjir dilaporkan telah surut dan kondisi berangsur normal.

Banjir terjadi akibat meningkatnya debit air Sungai Avur Tepas yang berada di timur Balai Desa Glundengan. Hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB dan menyebabkan debit air sungai terus meningkat hingga pukul 18.30 WIB. Pada pukul 22.00 WIB, luapan air mulai masuk ke jalan-jalan permukiman warga Dusun Sumberjo. Puncak banjir terjadi sekitar pukul 03.00 WIB pada Minggu dini hari, saat air masuk ke halaman rumah warga dengan ketinggian mencapai ±80 sentimeter dan ke dalam rumah sekitar 10–15 sentimeter.

BPBD Kabupaten Jember mencatat banjir berdampak pada wilayah RT 35, 36, 37, 38, dan 41 Dusun Sumberjo. Sebanyak 40 rumah warga terdampak genangan air setinggi 10–15 sentimeter, sementara sekitar 170 rumah terpapar genangan air hingga ±80 sentimeter. Jumlah warga terdampak tercatat sebanyak 120 jiwa, sedangkan warga terpapar mencapai sekitar 390 jiwa. Kelompok rentan yang terdampak meliputi 60 lansia, 12 ibu hamil, dan 30 balita.

Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait melakukan berbagai upaya sejak Sabtu malam. Tim melakukan pemantauan, pengamanan, asesmen awal, serta koordinasi dengan Muspika dan perangkat desa setempat. Pada Minggu pagi, 8 Februari 2026, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama relawan wilayah selatan bergerak menuju lokasi terdampak. Selain itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Glundengan turut mendistribusikan bantuan berupa 500 bungkus nasi kepada warga terdampak banjir.

Selain distribusi makanan siap saji, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik berupa dua paket sembako untuk mendukung dapur mandiri desa. Tim TRC melakukan pemantauan kondisi terkini, termasuk asesmen terhadap sumur-sumur milik warga guna memastikan keamanan sumber air bersih pascabanjir. Pada pukul 14.00 WIB, setelah situasi dinilai aman dan terkendali, Tim TRC kembali ke markas komando. Aktivitas warga mulai kembali normal dengan melakukan pembersihan rumah dan lingkungan yang sebelumnya terdampak genangan air.

BPBD Kabupaten Jember melaporkan bahwa hingga Minggu siang, air telah surut total baik di rumah warga maupun di akses jalan. Kondisi sumur warga dinyatakan aman dan tidak terkontaminasi. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman, terkendali, dan kondusif. BPBD merekomendasikan agar penanganan pascabanjir diteruskan kepada dinas terkait guna meminimalisasi dampak lanjutan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir susulan.

Galeri Foto