logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Banjir Rendam Rumah Warga di Wirolegi Sumbersari, Dipicu Saluran Irigasi Tersumbat

  • 09 Februari 2026
  • Dibaca 415 Kali
Bagikan Via:
banjir-rendam-rumah-warga-di-wirolegi-sumbersari-dipicu-saluran-irigasi-tersumbat-20260209

Banjir Rendam Rumah Warga di Wirolegi Sumbersari, Dipicu Saluran Irigasi Tersumbat

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, pada Minggu sore, 8 Februari 2026, menyebabkan terjadinya banjir di kawasan permukiman warga. Peristiwa banjir tersebut terjadi di Jalan KH Yasin, Lingkungan Sumberejo RT 003 RW 016, Kelurahan Wirolegi. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, banjir dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, dengan informasi awal diterima pada pukul 15.55 WIB. Meskipun berskala kecil, kejadian ini tetap berdampak pada aktivitas dan kenyamanan warga setempat.

Banjir tersebut berdampak langsung pada rumah milik Mashudi (56), seorang warga setempat yang tinggal bersama lima anggota keluarganya. Air dilaporkan masuk ke dalam rumah dengan ketinggian sekitar 5 sentimeter, sementara genangan di halaman rumah mencapai kurang lebih 20 sentimeter. Kondisi tersebut menyebabkan perabot rumah tangga dan lantai rumah menjadi basah, sehingga warga harus melakukan pembersihan setelah air surut. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, banjir disebabkan oleh hujan deras yang turun sejak pukul 15.00 WIB dan mengakibatkan peningkatan debit air di saluran irigasi sekitar permukiman. Pada pukul 15.30 WIB, saluran irigasi diketahui mengalami penyumbatan sehingga tidak mampu menampung aliran air hujan. Akibatnya, air meluap ke lingkungan sekitar dan masuk ke halaman serta rumah warga. Faktor utama kejadian ini adalah tersumbatnya saluran air yang menghambat aliran dan mempercepat terjadinya genangan.

Menindaklanjuti laporan warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bersama Lurah Wirolegi dan unsur Desa Tangguh Bencana (Destana) segera melakukan peninjauan lokasi pada pukul 16.00 WIB. Tim melakukan asesmen kondisi lapangan, pendataan dampak, serta dokumentasi kejadian sebagai bahan laporan dan evaluasi. Setelah memastikan situasi dalam keadaan aman dan terkendali, Tim TRC kembali ke markas komando pada pukul 18.00 WIB. Koordinasi dengan pihak kelurahan dan warga terus dilakukan untuk memastikan tidak terjadi genangan susulan.

Pada pukul 17.00 WIB, air di rumah dan halaman warga dilaporkan telah surut sepenuhnya. Warga terdampak mulai melakukan pembersihan rumah dan lingkungan sekitar secara mandiri. Aktivitas warga berangsur kembali normal setelah genangan air menghilang. Hingga laporan ini disusun, kondisi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.

Sebagai langkah pencegahan, BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan kepada pihak kelurahan dan warga setempat untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan saluran irigasi yang tersumbat. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko banjir serupa di kemudian hari, terutama saat curah hujan tinggi. BPBD juga mengimbau masyarakat agar rutin menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air demi meminimalkan potensi genangan di kawasan permukiman.

Galeri Foto