Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan
BBBI SINGOSARI TERJUNKAN 17 INSEMINATOR DI PUSKESWAN DKPPP KAB. JEMBER
- 05 Februari 2026
- Dibaca 366 Kali
Bagikan Via:
BBBI SINGOSARI TERJUNKAN 17 INSEMINATOR DI PUSKESWAN DKPPP KAB. JEMBER
JEMBER – Kamis, 5 Februari 2026, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Jember secara resmi menyambut 17 peserta magang Bimbingan Teknis (Bimtek) Inseminasi Buatan (IB) dari Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Angkatan 1 Tahun 2026. Acara penerimaan yang digelar di Aula Dinas DKPPP Kab. Jember, sekaligus menjadi momentum pelepasan para peserta untuk terjun langsung ke lapangan. Seluruh peserta yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia ini akan disebar ke tujuh Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang menjadi garda terdepan pelayanan peternakan di wilayah Kabupaten Jember.
Masa magang yang dijadwalkan berlangsung singkat, yakni selama lima hari mulai 5 hingga 9 Februari 2026, menuntut konsentrasi dan dedikasi tinggi dari para peserta. Dalam sambutannya, Sekretaris DKPP Kabupaten Jember menekankan agar waktu yang terbatas ini benar-benar dioptimalkan sebagai laboratorium praktik. Beliau berharap para peserta proaktif dalam menyerap ilmu teknis dan pengalaman lapangan di bawah bimbingan para ahli di Jember. Bekal praktis ini dianggap krusial sebagai modal kuat bagi para peserta saat kembali ke daerah asal mereka untuk memajukan kualitas genetik ternak setempat secara berkelanjutan.Pentingnya peran strategis tenaga teknis ini juga dipertegas oleh Kepala Bidang Peternakan DKP3 Jember. Beliau menyatakan bahwa inseminator adalah "tulang punggung" utama dalam ekosistem industri peternakan nasional. Hal ini didasari pada peran langsung mereka dalam menentukan keberhasilan reproduksi ternak. Dengan teknik inseminasi yang tepat, peningkatan populasi dan produktivitas ternak dapat dicapai secara efektif, yang pada akhirnya berdampak pada ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak di masa depan.Melalui kolaborasi dengan BBIB Singosari ini, Jember berkomitmen menjadi wadah pengembangan sumber daya manusia peternakan yang andal melalui pendampingan intensif. Diharapkan, setelah menyelesaikan masa magang ini, 17 peserta tersebut mampu menjadi motor penggerak transformasi peternakan di wilayah masing-masing dengan standar kompetensi yang mumpuni serta etos kerja yang tinggi.