BBM Langka Tidak Surutkan Langkah Nakes Lojejer
- 09 September 2026
- Dibaca 82 Kali
Bagikan Via:
BBM Langka Tidak Surutkan Langkah Nakes Lojejer
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang masih dirasakan pada Rabu, 9 September 2026, menjadi tantangan tersendiri bagi sejumlah pegawai Puskesmas Lojejer. Terlebih, sebagian tenaga kesehatan dan pegawai memiliki jarak tempuh yang cukup jauh menuju tempat kerja, bahkan berasal dari wilayah Jember, Kencong, hingga Lumajang.
Di tengah kondisi tersebut, keterbatasan BBM tidak menyurutkan semangat para pegawai Puskesmas Lojejer untuk tetap hadir dan menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Aktivitas pelayanan kesehatan tetap berlangsung sebagaimana mestinya, baik di dalam gedung Puskesmas maupun melalui berbagai kegiatan pelayanan di lapangan.
Sejak pagi, tenaga kesehatan dan pegawai tetap datang untuk memastikan pelayanan di Puskesmas Lojejer berjalan. Mereka yang harus menempuh perjalanan dari wilayah yang cukup jauh menghadapi tantangan tambahan dalam memastikan ketersediaan BBM untuk perjalanan pulang-pergi. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk menghentikan pelayanan.
Pelayanan kesehatan di Puskesmas tetap berjalan, kegiatan Homecare tetap dilaksanakan, Posyandu ILP tetap melayani masyarakat, dan kegiatan G1200 Nakes juga tetap bergerak. Kondisi ini menunjukkan bahwa komitmen pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas, meskipun para petugas sendiri menghadapi situasi yang tidak mudah.
Pelayanan Puskesmas Lojejer tidak hanya berpusat di dalam gedung. Sejumlah kegiatan justru mengharuskan tenaga kesehatan bergerak mendatangi masyarakat. Salah satunya melalui Homecare, di mana petugas mendatangi rumah warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Dalam kondisi kelangkaan BBM, mobilitas menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi petugas yang harus menempuh perjalanan menuju sasaran pelayanan. Hal serupa juga terlihat dalam pelaksanaan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer).
Kegiatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat tersebut tetap dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga. Selain itu, kegiatan G1200 Nakes juga tetap berjalan. Para tenaga kesehatan tetap menjalankan agenda pelayanan dan kegiatan lapangan sesuai dengan tugas masing-masing. Berbagai aktivitas tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan di sisi mobilitas tidak serta-merta menghentikan roda pelayanan kesehatan.