Berat Badan Jihan Mulai Naik, Home Care Puskesmas Mangli Siapkan Pendampingan Berkelanjutan
- 26 September 2026
- Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
Berat Badan Jihan Mulai Naik, Home Care Puskesmas Mangli Siapkan Pendampingan Berkelanjutan
JEMBER, 26 SEPTEMBER 2026 – Perjalanan Jihan, seorang bayi yang mengalami stunting di wilayah Kecamatan Kaliwates, masih terus mendapatkan perhatian melalui program Home Care Puskesmas Mangli. Setelah beberapa kali mendapatkan pendampingan, kondisi Jihan menunjukkan perkembangan positif dengan adanya peningkatan berat badan yang dinilai cukup signifikan sejak pertama kali ditangani.
Pada Jumat, 25 September 2026, tim Home Care Puskesmas Mangli kembali mendatangi kediaman Jihan untuk melakukan pemeriksaan sekaligus memantau perkembangan kondisinya. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya pendampingan secara berkelanjutan, sehingga kondisi Jihan dapat terus diketahui dan ditangani sesuai kebutuhannya.
Dokter Chaidar yang melakukan pemeriksaan menjelaskan bahwa terdapat perubahan positif pada berat badan Jihan dibandingkan ketika pertama kali mendapatkan pendampingan melalui program Home Care. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi hal yang perlu terus dipantau agar kondisi Jihan dapat berkembang dengan baik.
“Alhamdulillah, dari awal kita menangani Jihan sampai sekarang sudah terlihat adanya peningkatan berat badan yang cukup signifikan. Ini tentu menjadi perkembangan yang baik, tetapi tetap harus kita pantau secara rutin,” ujar Dokter Chaidar.
Bagi tim medis, peningkatan berat badan tersebut bukan menjadi akhir dari pendampingan. Justru, perkembangan itu menjadi alasan agar pemantauan terhadap Jihan terus dilakukan secara intensif. Dokter Chaidar memastikan tim Home Care Puskesmas Mangli akan kembali melakukan kunjungan pada minggu berikutnya dan melanjutkan pemantauan secara berkala.
Ia menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan hanya dalam satu atau dua kali kunjungan. Kondisi anak membutuhkan proses yang berkelanjutan, termasuk pemantauan pertumbuhan dan kondisi kesehatan secara rutin.
“Minggu depan kami akan kembali melakukan pemeriksaan. Penanganan stunting memang tidak cukup hanya satu atau dua kali. Harus dilakukan secara berkelanjutan agar perkembangan anak bisa terus kami awasi dan apabila ada kondisi yang perlu ditindaklanjuti, bisa segera diketahui,” jelasnya.
Di sisi lain, pendampingan tersebut juga memberikan rasa terbantu bagi keluarga Jihan. Sasa, ibu Jihan, mengaku kehadiran tim Home Care membuat dirinya mendapatkan perhatian dan pendampingan dalam memantau kondisi anaknya. Ia berharap program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi Jihan, tetapi juga dapat terus dirasakan oleh keluarga lain yang membutuhkan.
“Saya sangat terbantu dengan adanya program Home Care ini. Kami bisa mendapatkan pemeriksaan dan pendampingan secara langsung di rumah. Semoga program ini terus berjalan dan memberikan banyak manfaat, bukan hanya untuk anak saya dan keluarga, tetapi juga untuk masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Sasa.
Bagi Sasa, kunjungan tim medis ke rumah juga memberikan kemudahan karena perkembangan Jihan dapat diperiksa tanpa harus selalu membawa bayi ke fasilitas kesehatan. Selain mendapatkan pemeriksaan, keluarga juga dapat mengetahui perkembangan kondisi Jihan dari tenaga kesehatan secara langsung.
Dalam kunjungan tersebut, Kasi PMKS Kecamatan Kaliwates, Ella, turut hadir dan ikut mengawal pelaksanaan Home Care. Kehadiran unsur kecamatan menjadi bagian dari koordinasi agar pendampingan terhadap masyarakat yang menjadi sasaran program dapat berjalan secara maksimal.
Ella mengatakan, pihaknya akan terus mengawal proses pendampingan Jihan bersama tenaga kesehatan. Menurutnya, keberlanjutan menjadi bagian penting agar program Home Care tidak berhenti hanya pada satu kali kunjungan.
“Kami akan terus mengawal pendampingan ini agar berjalan maksimal dan lancar. Untuk kasus seperti Jihan, yang paling penting adalah keberlanjutan. Kami berharap koordinasi antara keluarga, tenaga kesehatan, dan pihak terkait terus berjalan sehingga perkembangan anak bisa dipantau dengan baik,” kata Ella.
Ke depan, tim Home Care Puskesmas Mangli tidak hanya akan melihat perkembangan berat badan Jihan, tetapi juga memastikan proses pemantauan dilakukan secara rutin. Kunjungan berikutnya menjadi bagian dari rangkaian pendampingan yang diharapkan dapat membantu keluarga memahami kondisi anak sekaligus mengetahui langkah yang perlu dilakukan dalam mendukung pertumbuhan Jihan.
Dengan adanya peningkatan berat badan sejak awal pendampingan, keluarga kini memiliki harapan baru. Namun, perjalanan Jihan masih panjang. Konsistensi pemeriksaan, pendampingan keluarga, serta koordinasi antara tenaga kesehatan dan pemerintah wilayah menjadi bagian penting agar perkembangan positif tersebut dapat terus dipertahankan.
Program Home Care pun diharapkan tidak sekadar menjadi layanan kunjungan kesehatan, tetapi menjadi pendampingan yang hadir secara berkelanjutan bagi keluarga. Bagi Jihan dan keluarganya, kunjungan berikutnya bukan hanya tentang pemeriksaan, melainkan tentang memastikan setiap perkembangan kecil terus mendapatkan perhatian hingga kondisi anak semakin baik. (anr)