Besok, Operasi Pasar LPG 3 Kg Hadir di Tanggul: Bawa KK dan KTP Ya!
- 21 April 2026
- Dibaca 316 Kali
Bagikan Via:
Besok, Operasi Pasar LPG 3 Kg Hadir di Tanggul: Bawa KK dan KTP Ya!
JEMBER, 21 APRIL 2026 – Hampir di seluruh wilayah Kabupaten Jember terjadi kelangkaan LPG 3 kilogram. Menanggapi keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat dengan menggelar Operasi Pasar Murah secara serentak bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) di 10 titik kecamatan.
Langkah ini diambil sebagai solusi atas ketidakwajaran yang terjadi di tingkat pengecer, di mana persediaan mulai berkurang dan harga melonjak jauh di atas batas kewajaran yang telah ditetapkan.
Untuk wilayah Kecamatan Tanggul, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di kantor kecamatan. Camat Tanggul, Fariqul Mashudi, S.Sos, menyampaikan bahwa dalam operasi pasar ini, warga dapat membeli LPG 3 kilogram dengan harga khusus sebesar Rp18.000 per tabung.
Harga tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat, mengingat sebelumnya harga di tingkat pengecer sempat naik secara tidak terkendali. Ia juga menjelaskan bahwa ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu membawa dokumen asli Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk elektronik.
"Seperti yang diinstruksikan oleh Bupati Jember, kegiatan ini disusun khusus untuk melindungi daya beli masyarakat yang kurang mampu, pelaku usaha mikro, petani, serta nelayan. Perlu diketahui bahwa persediaan yang tersedia terbatas, yaitu sekitar 300 tabung saja, sehingga harap dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.
Camat berharap setelah kegiatan ini dilaksanakan, pasokan dan harga LPG 3 kilogram di wilayah Tanggul dapat kembali normal dan stabil. "Semoga harga gas melon segera kembali seperti semula. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menghemat penggunaan energi. Kita memahami bahwa situasi ekonomi dunia saat ini sedang tidak menentu, dan dampaknya pun terasa hingga ke tingkat kecamatan seperti ini," tambahnya.
Kabar baik ini disambut gembira oleh warga. Atmi (45), ibu rumah tangga yang berdomisili di Dusun Teko’an, Desa Tanggul Kulon, mengaku merasa lega. Sebelumnya, ia sempat kesulitan bahkan merasa putus asa karena tidak mendapatkan pasokan gas untuk keperluan memasak sehari-hari.
"Saya warga asli Tanggul, besok pasti saya akan datang membeli. Selama ini di warung-warung persediaannya sangat langka, dan jika ada pun langsung habis terjual dengan cepat," ujarnya.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Jember dan PT Pertamina juga memberikan peringatan tegas kepada oknum pengusaha yang berusaha mengambil keuntungan di tengah kesulitan warga. Seluruh pemilik pangkalan diwajibkan mematuhi peraturan yang berlaku terkait penyaluran dan penetapan harga.
Bagi yang kedapatan menjual di atas Harga Eceran Tertinggi atau bahkan menimbun persediaan untuk menaikkan harga, akan dikenakan sanksi berat hingga pemutusan kerja sama dengan Pertamina. Masyarakat pun diajak berperan aktif mengawasi dan melaporkan segala bentuk pelanggaran yang ditemukan melalui layanan pengaduan Wadul Gus’e di nomor telepon 0811 3111 1108. (psn)