logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM

BKPSDM Jember Matangkan Persiapan Apresiasi ASN Kependudukan 2026

  • 02 Oktober 2026
  • Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
bkpsdm-jember-matangkan-persiapan-apresiasi-asn-kependudukan-2026-20261003

BKPSDM Jember Matangkan Persiapan Apresiasi ASN Kependudukan 2026

JEMBER, 02 OKTOBER 2026 – Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Jember mematangkan persiapan untuk mengikuti ajang Apresiasi ASN Kependudukan Tingkat Nasional 2026. Persiapan tersebut dilakukan melalui kegiatan yang berlangsung di UPT Balai Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) Jember pada Kamis, 01 Oktober 2026.

Dalam ajang tersebut, BKPSDM Kabupaten Jember dipercaya mewakili Provinsi Jawa Timur. Persiapan dilakukan dengan memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus mematangkan materi yang akan dipresentasikan pada tingkat nasional.

Kegiatan melibatkan UPT Balai Diklat Kependudukan dan KKB, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan pengembangan kompetensi ASN yang berkaitan dengan isu kependudukan.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kabupaten Jember, Artiantyo Wirjo Utomo, S.Psi., M.M., mengatakan persiapan dilakukan dengan menekankan keterpaduan antarinstansi dalam pengembangan kompetensi ASN.

“Isu kependudukan ini tidak bisa diselesaikan oleh satu sektor. Karena itu, kami bersama UPT Balai Diklat KKB, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk membangun kolaborasi agar pengembangan kompetensi ASN bisa berjalan secara terintegrasi,” ujar Artiantyo.

Kolaborasi lintas sektoral tersebut diwujudkan melalui rancangan pendidikan dan pelatihan yang mempertemukan tenaga pendidik dari Dinas Pendidikan dengan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk. Pendekatan ini diarahkan untuk membangun pemahaman dan kerangka kerja yang selaras, mulai dari sektor pendidikan hingga kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Pengembangan kompetensi juga dikemas melalui metode pembelajaran yang lebih aplikatif dengan mengangkat persoalan riil di masyarakat, seperti ketahanan keluarga, kesehatan reproduksi hingga upaya penurunan angka stunting.

“Harapannya, kompetensi yang dibangun melalui proses pembelajaran ini tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan memberikan dampak terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Melalui persiapan tersebut, BKPSDM Kabupaten Jember membawa praktik kolaborasi dan inovasi pengembangan kompetensi ASN dalam Apresiasi ASN Kependudukan 2026, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan kependudukan. (dik)

Galeri Foto