logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember dan Politeknik Negeri Jember Lakukan Survei Awal Rencana Pemasangan EWS Banjir di Tegalgede

  • 20 Januari 2026
  • Dibaca 333 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-dan-politeknik-negeri-jember-lakukan-survei-awal-rencana-pemasangan-ews-banjir-di-tegalgede-20260120

BPBD Jember dan Politeknik Negeri Jember Lakukan Survei Awal Rencana Pemasangan EWS Banjir di Tegalgede

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Politeknik Negeri Jember melaksanakan survei awal rencana pemasangan Early Warning System (EWS) bencana banjir di wilayah Kecamatan Sumbersari. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana banjir di kawasan rawan. Lokasi survei berada di Kelurahan Tegalgede, yang selama ini diketahui memiliki potensi kerawanan banjir saat intensitas hujan tinggi. Survei ini menjadi langkah awal dalam perencanaan sistem peringatan dini yang diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Survei awal ini dilaksanakan berdasarkan kegiatan pendampingan antara BPBD Kabupaten Jember dan Politeknik Negeri Jember dalam rangka rencana pemasangan EWS bencana banjir. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi strategis pemasangan alat peringatan dini agar dapat berfungsi secara optimal. Selain itu, survei dilakukan untuk menilai kondisi lingkungan, aksesibilitas lokasi, serta faktor teknis pendukung lainnya. Hasil survei ini akan menjadi dasar dalam perencanaan teknis pemasangan EWS pada tahap selanjutnya.

Pelaksanaan kegiatan survei dimulai pada pukul 11.00 WIB dengan keberangkatan tim menuju lokasi. Sekitar pukul 11.10 WIB, tim tiba di Kelurahan Tegalgede dan langsung melaksanakan kegiatan survei lapangan. Tim pelaksana terdiri dari perwakilan BPBD Kabupaten Jember dan Politeknik Negeri Jember, yakni M. Miftachul Munir, S.T., dan M. Faris Fadhil, S.Tr.P. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan selesai pada pukul 14.30 WIB, kemudian tim kembali ke Markas Komando (Mako).

Hasil dari kegiatan survei awal ini antara lain ditetapkannya rencana titik atau letak pemasangan Early Warning System bencana banjir di lokasi yang telah disepakati. Penentuan lokasi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan potensi genangan, alur aliran air, serta kedekatan dengan permukiman warga. Selain itu, disepakati pula bahwa survei lanjutan akan dilaksanakan dengan melibatkan pihak Kelurahan Tegalgede beserta perangkatnya, termasuk RT dan RW setempat. Keterlibatan unsur kelurahan dan masyarakat dinilai penting agar pemasangan EWS dapat diterima dan dimanfaatkan secara maksimal.

BPBD Kabupaten Jember menyampaikan bahwa pemasangan EWS merupakan bagian dari upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana, khususnya dalam menghadapi ancaman banjir. Dengan adanya sistem peringatan dini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi lebih cepat saat terjadi potensi banjir. Hal ini diharapkan mampu mengurangi risiko kerugian dan meningkatkan keselamatan warga. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jember menegaskan pentingnya langkah mitigasi dan kesiapsiagaan sebagai bagian dari manajemen bencana yang berkelanjutan. Survei awal ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan sistem peringatan dini banjir di wilayah perkotaan. Sinergi antara BPBD, Politeknik Negeri Jember, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih tangguh terhadap bencana. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk terus mendukung program pengurangan risiko bencana demi keselamatan bersama.

Galeri Foto