Lurah Baratan Kunjungi Warga Penderita Penyakit Kulit Kronis, Ajak Jalani Perawatan Medis
- 12 Maret 2026
- Dibaca 196 Kali
Bagikan Via:
Lurah Baratan Kunjungi Warga Penderita Penyakit Kulit Kronis, Ajak Jalani Perawatan Medis
JEMBER, 12 MARET 2026 - Lurah Baratan, Suprihatin, S.Sos., didampingi Kasi PMKS dan Koordinator Lingkungan Baratan Timur, melakukan kunjungan langsung ke rumah salah satu warga bernama Pak Man yang menderita penyakit kulit kronis pada kedua kakinya, Rabu 11 Maret 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk membujuk pasien agar bersedia menjalani perawatan medis yang lebih intensif.
Dalam peninjauannya, Lurah Baratan mengaku sempat terkejut melihat kondisi kaki Pak Man yang mengalami pembengkakan cukup parah, disertai luka yang mengelupas. Meski secara visual terlihat mengkhawatirkan, Pak Man mengaku tidak merasakan nyeri maupun gatal pada kakinya.
“Melihat kondisinya saya cukup kaget. Kakinya bengkak dan terdapat luka-luka. Namun saat saya tanya, beliau mengaku tidak merasakan sakit atau gatal. Jalannya pun terlihat normal seperti orang sehat, tidak seperti sedang menahan sakit,” ujar Suprihatin saat diwawancarai.
Berdasarkan riwayat medis sebelumnya, Pak Man dinyatakan negatif penyakit gula (diabetes) dan hanya didiagnosis mengalami alergi kulit. Selama ini, pengobatan dilakukan secara mandiri di rumah dengan mengonsumsi obat dari Puskesmas yang secara rutin diantarkan oleh kader Posyandu setempat.
Enggan Dirawat di Puskesmas
Meski pihak Puskesmas Banjarsengon telah menawarkan tindakan medis berupa pembersihan luka secara profesional, Pak Man diketahui masih enggan untuk dibawa ke fasilitas kesehatan.
“Pihak Puskesmas sebenarnya sudah turun tangan dan ingin membersihkan lukanya agar cepat kering, tapi beliaunya menolak. Alasannya karena merasa sudah tidak sakit dan merasa sehat-sehat saja,” tambahnya.
Saat ini, Pak Man tinggal menumpang di rumah tantenya yang bekerja sebagai tukang pijat keliling. Pihak kelurahan juga memastikan bahwa Pak Man telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, sehingga seluruh obat-obatan yang dikonsumsi selama ini dapat diperoleh secara gratis.
Di akhir kunjungan, Lurah Baratan memberikan edukasi sekaligus pesan kepada Pak Man agar tetap disiplin mengonsumsi obat yang diberikan melalui kader Posyandu.
“Kami berpesan agar obatnya jangan sampai telat diminum. Walaupun beliau merasa tidak sakit, secara fisik pembengkakan itu nyata dan harus segera ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi lain,” pungkasnya.