BPBD Jember Gelar Program SPAB di TK Puspa Melati, Perkuat Edukasi Mitigasi Gempa Sejak Usia Dini
- 03 Februari 2026
- Dibaca 309 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Gelar Program SPAB di TK Puspa Melati, Perkuat Edukasi Mitigasi Gempa Sejak Usia Dini
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di TK Puspa Melati, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 02 Februari 2026, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan satuan pendidikan. Program tersebut bertujuan untuk menanamkan pemahaman dasar kebencanaan, khususnya mitigasi gempa bumi, kepada peserta didik sejak usia dini. Selain siswa, kegiatan ini juga menyasar guru dan wali murid sebagai bagian dari penguatan ketangguhan sekolah.
Pelaksanaan kegiatan SPAB ini dilatarbelakangi oleh surat permohonan dari TK Puspa Melati dengan Nomor 295/TK-PM/I/2026 perihal sosialisasi SPAB dan mitigasi bencana gempa bumi. Menindaklanjuti permohonan tersebut, BPBD Kabupaten Jember menugaskan tim untuk memberikan edukasi kebencanaan secara menyeluruh. Tim pelaksana terdiri dari personel BPBD Kabupaten Jember yang memiliki kompetensi di bidang kebencanaan dan mitigasi risiko. Kegiatan ini juga melibatkan lintas sektor guna memastikan materi yang disampaikan komprehensif dan mudah dipahami.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan keberangkatan tim menuju lokasi. Tim tiba di TK Puspa Melati sekitar pukul 08.55 WIB dan langsung melaksanakan rangkaian kegiatan sesuai agenda. Sosialisasi kebencanaan kepada siswa-siswi TK dengan jumlah sekitar 60 anak disampaikan secara interaktif dan edukatif oleh tim BPBD Kabupaten Jember. Metode yang digunakan disesuaikan dengan usia anak, sehingga materi dapat diterima dengan baik dan menyenangkan.
Selain itu, Puskesmas Kaliwates turut berperan dengan memberikan sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Materi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dasar terkait penanganan awal apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekolah. Kegiatan juga dilanjutkan dengan pelaksanaan gladi ruang dan gladi posko bersama Tim Siaga Bencana Sekolah. Simulasi ini menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan dan koordinasi saat menghadapi situasi bencana yang sesungguhnya.
Tidak hanya menyasar siswa, kegiatan SPAB juga memberikan sosialisasi kebencanaan kepada para guru dan wali murid. Materi tersebut disampaikan oleh tim Sekretariat Bersama SPAB, dengan fokus pada peran pendidik dan orang tua dalam mendukung terciptanya satuan pendidikan yang aman bencana. Keterlibatan berbagai unsur, seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sempusari, turut memperkuat sinergi dalam pelaksanaan kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan berakhir pada pukul 15.10 WIB, kemudian tim kembali ke Mako BPBD Kabupaten Jember.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jember berharap kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana dapat terus meningkat, khususnya di lingkungan pendidikan. Program SPAB menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini, sekaligus mendukung terwujudnya sekolah yang aman, tangguh, dan siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang.