BPBD Jember Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 80 KK Terdampak Kekeringan di Desa Mrawan
- 05 Oktober 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 80 KK Terdampak Kekeringan di Desa Mrawan
JEMBER, 05 OKTOBER 2026— Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali melaksanakan distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana kekeringan di Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih selama musim kemarau. Distribusi dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Mrawan melalui Surat Nomor 005/29/35.09.26.2001/2026.
Kondisi kekeringan di Dusun Rowo menyebabkan sejumlah sumur warga mengalami kekeringan. Akibatnya, masyarakat harus mengambil air dari sumber mata air di sekitar sungai yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari permukiman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan pendataan di lapangan, terdapat sebanyak 80 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan bantuan air bersih. Rinciannya, sebanyak 40 KK berada di RT 02/RW 14 dan 40 KK berada di RT 01/RW 16.
Keterbatasan sumber air juga dirasakan di lingkungan Pondok Pesantren At Thohiriyah. Sumur bor yang selama ini menjadi salah satu sumber pemenuhan kebutuhan air mengalami penurunan debit, sehingga ketersediaan air belum mencukupi kebutuhan pondok pesantren.
Sebagai bentuk respons terhadap kondisi tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember melakukan pendampingan bersama Perumdam Tirta Pandalungan dalam pelaksanaan distribusi air bersih.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengisi empat tandon BPBD yang telah tersedia di lokasi. Kegiatan distribusi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB dan berjalan dengan aman, lancar, serta kondusif.
Hingga Minggu (4/10/2026), total bantuan air bersih yang telah didistribusikan dan tersedia di tandon BPBD di wilayah terdampak mencapai 25.000 liter.
BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan pelaksanaan distribusi air bersih dengan kapasitas 5.000 liter secara berkala, yakni setiap tiga hari sekali, selama kondisi kekeringan masih berdampak terhadap masyarakat. Selain itu, koordinasi dan penyampaian kepada perangkat daerah terkait akan terus dilakukan sebagai langkah penanganan lebih lanjut.
“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, dapat terpenuhi,” ujar Firman Arifianto, personel TRC BPBD Kabupaten Jember.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Jember berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Mrawan, Sekretaris Desa, Kepala Dusun, Ketua RT/RW, serta masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Jember mengimbau masyarakat di wilayah yang mengalami dampak kekeringan untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan air bersih kepada pemerintah desa maupun pihak terkait agar dapat segera dilakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan. (bob)