logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

BRIN dan EFEO Teliti Prasasti Kuno di Jember, Perkuat Pelestarian Warisan Sejarah Nusantara

  • 08 Juli 2026
  • Dibaca 110 Kali
Bagikan Via:
brin-dan-efeo-teliti-prasasti-kuno-di-jember-perkuat-pelestarian-warisan-sejarah-nusantara-20260708

BRIN dan EFEO Teliti Prasasti Kuno di Jember, Perkuat Pelestarian Warisan Sejarah Nusantara

JEMBER, 08 JULI 2026 – Kabupaten Jember kembali menjadi lokasi penelitian arkeologi berskala nasional dan internasional. Pada Selasa, 07 Juli 2026, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan École Française d’Extrême-Orient (EFEO) atau Sekolah Prancis untuk Timur Jauh melaksanakan riset bertajuk Institusi Keagamaan di Indonesia pada Periode Awal melalui Pendekatan Epigrafis dan Filologis. Sejumlah prasasti kuno di Kabupaten Jember menjadi objek kajian dalam penelitian ini.

Penelitian ini dipimpin oleh arkeolog senior Dr. Titi Surti Nastiti dari BRIN, dan beranggotakan pakar-pakar hebat lain seperti Prof. Dr. Arlo Griffiths dari EFEO, Luh Suwita Utami, S.S., M.Si., (BRIN), Hedwi Prihatmoko, M.Hum. (BRIN), Eko Bastiawan, S.S. M.A. (EFEO) dan Garin Dwiyanto Pharmasetiawan (EFEO). Dalam kesempatan ini, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Jember melalui bidang kebudayaan melakukan pendampingan saat peninjauan lokasi penelitian.

Tinjauan dan fotogrametri dilakukan di beberapa lokasi, yakni Situs Prasasti Congapan di Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Situs Prasasti Watu Gong di Kecamatan Rambipuji, serta Prasasti Langsepan 1, Prasasti Langsepan 2, dan Prasasti Muktisari yang berada di Balai RW Institute, Kecamatan Kaliwates.

Metode fotogrametri digunakan untuk menghasilkan dokumentasi digital tiga dimensi dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Teknologi ini memungkinkan setiap detail prasasti, terutama goresan aksara yang sangat halus, direkam secara menyeluruh tanpa menyentuh ataupun merusak benda cagar budaya. Data digital tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk penelitian lanjutan, pelestarian, hingga edukasi mengenai sejarah dan kebudayaan Indonesia.

Kepala Bidang Kebudayaan Disporabudpar Kabupaten Jember, Agung Nugroho, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim peneliti yang telah memilih Kabupaten Jember sebagai salah satu lokasi penelitian.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada tim BRIN dan EFEO yang telah berkunjung ke Kabupaten Jember untuk melakukan penelitian dan pengkajian terhadap prasasti-prasasti bersejarah yang kami miliki. Semoga hasil penelitian ini dapat memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, memperkuat upaya pelestarian cagar budaya, serta semakin memperkenalkan warisan sejarah Jember, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan prasasti-prasasti kuno di Kabupaten Jember merupakan bukti bahwa daerah ini memiliki nilai sejarah yang tinggi dan menjadi bagian penting dari perjalanan peradaban di Nusantara. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga penelitian, akademisi, dan masyarakat sangat diperlukan agar warisan budaya tersebut tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. (af)

Galeri Foto