Bukan Sekadar Lulus Ujian, Seluruh Peserta Pelatihan Bendahara KDKMP Angkatan I hingga III Dinyatakan Kompeten
- 23 Oktober 2026
- Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
Bukan Sekadar Lulus Ujian, Seluruh Peserta Pelatihan Bendahara KDKMP Angkatan I hingga III Dinyatakan Kompeten
JEMBER, 22 OKTOBER 2026 — Pelatihan Bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Angkatan III resmi berakhir pada Kamis 22 Oktober 2026. Namun, penutupan pelatihan kali ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pembelajaran. Ada capaian yang lebih penting untuk disoroti, yakni keberhasilan seluruh peserta dari Angkatan I, II, dan III yang dinyatakan kompeten setelah mengikuti rangkaian pelatihan dan evaluasi.
Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan sekaligus penegasan bahwa pelatihan bendahara tidak semata-mata bertujuan memberikan pengetahuan teoritis. Lebih dari itu, pelatihan diarahkan untuk membangun kemampuan peserta dalam menjalankan tanggung jawab pengelolaan keuangan koperasi secara cermat, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada hari terakhir pelatihan Angkatan III, para peserta mengikuti ujian yang mencakup materi selama kegiatan berlangsung. Ujian ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran untuk mengetahui sejauh mana peserta memahami materi yang telah diberikan serta kesiapan mereka dalam menjalankan peran sebagai bendahara KDKMP.
Setelah ujian selesai, peserta memperoleh informasi bahwa seluruh peserta Angkatan III dinyatakan kompeten. Kabar tersebut sekaligus melengkapi capaian dua angkatan sebelumnya. Dengan demikian, seluruh peserta yang mengikuti pelatihan bendahara KDKMP dari Angkatan I, II, hingga III telah dinyatakan kompeten. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ibu Sri Supadmi, S.Sos, M.Si. selaku Kabid Kelembagaan DisKopUKMDag Jember sekaligus penyelenggara kegiatan ini “Alhamdulillah dari hasil pelatihan dan ujian bendahara KDKMP ini seluruh peserta dinyatakan mampiu dan kompeten tentunya ini menjadi kabar baik bagi kami” ujarnya.
Keberhasilan seluruh peserta dari tiga angkatan ini menjadi titik penting dalam perjalanan peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi. Sebab, di balik aktivitas pencatatan transaksi, penyusunan laporan, dan pengelolaan administrasi keuangan, terdapat tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan anggota serta mendukung keberlangsungan usaha koperasi.
Materi yang dipelajari selama pelatihan menjadi bekal bagi peserta untuk memahami tanggung jawab bendahara dalam sebuah koperasi. Posisi bendahara memiliki peran penting karena berkaitan langsung dengan pengelolaan keuangan, ketertiban administrasi, pencatatan transaksi, serta penyediaan informasi keuangan yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan.
Dalam praktiknya, pengelolaan keuangan koperasi menuntut ketelitian dan kedisiplinan. Setiap transaksi perlu dicatat secara benar, setiap pengeluaran harus memiliki dasar yang jelas, dan setiap laporan perlu disusun dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Kesalahan dalam pencatatan atau pengelolaan administrasi dapat memengaruhi kualitas informasi keuangan yang menjadi dasar evaluasi kegiatan usaha koperasi. (HNA)