logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Bunga Desaku Hadirkan Edukasi Kebencanaan di SMPN 1 Sumberjambe, Pelajar Diajak Kenali Potensi Gunung Raung

  • 01 Juli 2026
  • Dibaca 131 Kali
Bagikan Via:
bunga-desaku-hadirkan-edukasi-kebencanaan-di-smpn-1-sumberjambe-pelajar-diajak-kenali-potensi-gunung-raung-20260701

Bunga Desaku Hadirkan Edukasi Kebencanaan di SMPN 1 Sumberjambe, Pelajar Diajak Kenali Potensi Gunung Raung

JEMBER, 1 JULI 2026 – Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang digagas Bupati Jember Muhammad Fawait tidak hanya menghadirkan pelayanan publik di tengah masyarakat, tetapi juga memperkuat edukasi kebencanaan kepada generasi muda. Dalam kegiatan yang digelar pada Senin, 29 Juni 2026, salah satu rangkaian acara dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sumberjambe dengan menghadirkan materi mitigasi bencana bagi sekitar 1.000 pelajar dari SMP negeri maupun swasta se-Kecamatan Sumberjambe.

Kegiatan tersebut diikuti siswa dari SMP Negeri 1 hingga SMP Negeri 5 Sumberjambe, serta sejumlah sekolah swasta, di antaranya SMP Nurul Imam dan SMP Al Mahfud. Para pelajar mendapatkan pembekalan mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya potensi aktivitas Gunung Raung yang berada tidak jauh dari wilayah Kecamatan Sumberjambe.

Melalui kegiatan ini, Bupati Jember Muhammad Fawait ingin memastikan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga dengan membangun budaya sadar bencana sejak usia sekolah. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui para pelajar yang nantinya dapat menjadi agen informasi di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Materi kebencanaan disampaikan oleh narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, yakni Rizal dan Fikri. Dalam pemaparannya, keduanya menjelaskan bahwa Gunung Raung merupakan gunung api aktif yang perlu terus dipantau perkembangannya. Oleh karena itu, masyarakat, khususnya yang berada di kawasan sekitar, perlu memahami potensi sekaligus ancaman yang mungkin ditimbulkan apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

Rizal menjelaskan bahwa pemahaman mengenai karakteristik Gunung Raung menjadi bekal penting bagi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar ketika terjadi peningkatan aktivitas gunung.

“Gunung Raung adalah gunung api aktif yang aktivitasnya terus dipantau oleh pihak berwenang. Masyarakat tidak perlu panik, tetapi harus memahami informasi resmi, mengenali potensi ancaman, mengetahui jalur evakuasi, dan memahami langkah-langkah yang harus dilakukan apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan aktivitas vulkanik. Edukasi seperti ini penting diberikan sejak usia sekolah agar budaya siaga bencana tumbuh sejak dini,” ujar Rizal.

Sementara itu, Fikri menambahkan bahwa wilayah Kabupaten Jember memiliki karakteristik geografis yang menuntut masyarakat untuk memiliki kemampuan mitigasi bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi salah satu faktor utama dalam meminimalkan risiko apabila terjadi bencana.

“Pelajar merupakan kelompok yang sangat strategis untuk diberikan edukasi kebencanaan. Mereka dapat menjadi penyampai informasi kepada keluarga di rumah sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya mitigasi bencana. Pengetahuan sederhana seperti memahami peringatan dini, mengenali informasi resmi, hingga mengetahui prosedur evakuasi akan sangat bermanfaat apabila terjadi kondisi darurat,” jelas Fikri.

Sebelum kegiatan dimulai, Kepala SMP Negeri 1 Sumberjambe, Muhammad Ali, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jember Muhammad Fawait yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan edukasi dalam Program Bunga Desaku.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Jember Muhammad Fawait yang telah mempercayakan SMP Negeri 1 Sumberjambe sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini. Kehadiran Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Jember menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar dan menambah wawasan, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena sekolah kami berada di wilayah yang dekat dengan kawasan Gunung Raung,” ujar Muhammad Ali.

Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Selain mendengarkan materi dari narasumber, mereka juga aktif mengajukan pertanyaan mengenai aktivitas Gunung Raung, langkah penyelamatan diri, hingga pentingnya memperoleh informasi dari sumber resmi ketika terjadi bencana.

Melalui Program Bunga Desaku, Bupati Jember Muhammad Fawait terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam membangun masyarakat yang tangguh. Edukasi kebencanaan kepada pelajar menjadi salah satu bentuk investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Jember. (wd)

Galeri Foto