Bunga Desaku Mini di Desa Mangaran, Jadi Ruang Sosialisasi Program Prioritas Pemkab Jember
- 05 Oktober 2026
- Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Mini di Desa Mangaran, Jadi Ruang Sosialisasi Program Prioritas Pemkab Jember
JEMBER, 05 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sosialisasi program prioritas daerah hingga ke tingkat desa melalui program unggulan Bunga Desaku Mini, Minggu 04 Oktober 2026. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, menjadi titik kunjungan ketiga untuk memperkenalkan berbagai program sekaligus mendekatkan informasi layanan publik kepada masyarakat.
Bunga Desaku Mini dirancang sebagai sarana pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi program dan layanan secara langsung kepada masyarakat. Melalui pendekatan tatap muka, warga tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga memiliki ruang untuk berdialog dan menyampaikan kebutuhan maupun persoalan yang dihadapi di lingkungannya.
Kegiatan di Desa Mangaran dipimpin Sekretaris Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, Bunda Hermin. Kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama sejumlah instansi menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan sosialisasi program hingga ke tingkat desa.
Sosialisasi dikemas secara edukatif dengan menghadirkan narasumber dari berbagai sektor. Materi disampaikan oleh Sekretaris TP PKK Kabupaten Jember, Camat Ajung Andri Purnomo, Kepala Puskesmas Ajung, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta delegasi dari RSD dr. Soebandi dan RSD Balung.
Selain itu, jajaran pengurus DPP Laskar Sholawat Nusantara (LSN) dan Pemerintah Desa Mangaran turut memberikan materi sesuai bidang masing-masing. Kolaborasi tersebut diharapkan membuat informasi mengenai program pemerintah lebih mudah dipahami dan diteruskan kepada masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dari kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut. Peserta yang hadir antara lain jajaran TP PKK Kecamatan Ajung, anggota LSN, kelompok perempuan Srikandi, kepala sekolah, tokoh agama, serta ketua kelompok pengajian.
Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk menyampaikan berbagai informasi sekaligus membahas persoalan yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan anak, dan kesejahteraan sosial. Dengan demikian, sosialisasi tidak berlangsung satu arah, tetapi membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan dan aspirasi secara langsung.
Camat Ajung, Andri Purnomo, mengapresiasi dipilihnya Desa Mangaran sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Bunga Desaku Mini. Menurutnya, keterlibatan lintas sektor membuat penyampaian informasi program pemerintah kepada masyarakat menjadi lebih efektif.
“Kami dari Pemerintah Kecamatan Ajung sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dipilihnya Desa Mangaran sebagai lokus Bunga Desaku Mini. Kehadiran lintas sektor, mulai dari jajaran PKK, dinas terkait, pihak rumah sakit, hingga elemen masyarakat seperti LSN, menunjukkan bahwa pemerintah hadir secara langsung di tengah masyarakat,” ujar Andri.
Ia menilai Bunga Desaku Mini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui forum tersebut, berbagai program dan layanan dapat disosialisasikan sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan warga.
“Melalui kegiatan ini, kami dapat mendengarkan langsung aspirasi masyarakat sekaligus memastikan informasi mengenai layanan kesehatan, kesejahteraan, dan program pemerintah lainnya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat desa,” lanjutnya.
Pemkab Jember berharap pelaksanaan Bunga Desaku Mini dapat terus menjadi media efektif untuk menyosialisasikan program prioritas daerah. Dengan komunikasi yang semakin dekat, masyarakat diharapkan mengetahui berbagai program pemerintah sekaligus dapat memanfaatkannya sesuai kebutuhan.
Keberlanjutan program tersebut juga diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta berbagai elemen masyarakat dalam memperluas akses informasi dan layanan publik hingga ke tingkat desa. (ar)