logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Semboro

Bunga Desaku Mini Hadir Di Kecamatan Semboro, Warga Lebih Leluasa Sampaikan Aspirasi

  • 09 Mei 2026
  • Dibaca 115 Kali
Bagikan Via:
bunga-desaku-mini-hadir-di-kecamatan-semboro-warga-lebih-leluasa-sampaikan-aspirasi-20260510

Bunga Desaku Mini Hadir Di Kecamatan Semboro, Warga Lebih Leluasa Sampaikan Aspirasi

JEMBER, 09 MEI 2026 – Program Bunga Desaku Mini kembali digelar di Kecamatan Semboro pada Sabtu, 09 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga desa, yakni Balai Desa Pondokjoyo pada pukul 08.00 WIB, Balai Desa Sidomulyo pada pukul 10.00 WIB, dan Balai Desa Sidomekar pada pukul 13.00 WIB.

Bunga Desaku Mini merupakan pengembangan dari program Bunga Desaku yang digagas oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait. Program ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus menyampaikan berbagai program prioritas pemerintah daerah.

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang melibatkan peserta dalam jumlah besar, format mini ini dirancang dengan lingkup yang lebih terbatas agar masyarakat merasa lebih nyaman dan leluasa dalam menyampaikan permasalahan yang dihadapi.

Kegiatan dipimpin oleh Hermin, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Gerindra, dan dihadiri oleh Camat Semboro Ahmad Fauzi serta unsur pemerintah desa setempat. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Hermin memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember, di antaranya Universal Health Coverage (UHC), Beasiswa Cinta Bergema, serta berbagai program lain yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Suasana dialog berlangsung hangat. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan, termasuk persoalan banjir yang beberapa waktu terakhir terjadi di wilayah Kecamatan Semboro.

Menanggapi hal tersebut, Camat Semboro Ahmad Fauzi menjelaskan bahwa banjir yang terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya pendangkalan sungai. Ia juga menegaskan bahwa kejadian banjir terakhir tidak hanya terjadi di Kecamatan Semboro, tetapi hampir merata di sejumlah wilayah di Kabupaten Jember akibat curah hujan yang sangat tinggi dan berlangsung terus-menerus.

“Memang ada pendangkalan sungai yang menjadi salah satu penyebab. Selain itu, saat kejadian banjir terakhir, hampir seluruh wilayah Jember terdampak karena hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama,” ujar Ahmad Fauzi.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik guna meminimalkan dampak banjir di kemudian hari.

Melalui Bunga Desaku Mini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terjalin lebih efektif. Dengan forum yang lebih kecil dan interaktif, warga diharapkan semakin terbuka dalam menyampaikan aspirasi sehingga program pembangunan dapat lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat. (maf)

Galeri Foto