logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Jumerto

Bunga Desaku Mini Jumerto tuntaskan keluhan warga: sepatu terapi anak disabilitas dilunasi

  • 11 Juli 2026
  • Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
bunga-desaku-mini-jumerto-tuntaskan-keluhan-warga-sepatu-terapi-anak-disabilitas-dilunasi-20260712

Bunga Desaku Mini Jumerto tuntaskan keluhan warga: sepatu terapi anak disabilitas dilunasi

JEMBER, 11 JUNI 2026 – Ketua Umum Srikandi Kabupaten Jember, Hermin, S.Pd.I., M.Pd., melunasi biaya pembelian sepatu terapi senilai Rp800.000 untuk anak penyandang disabilitas penderita kaki bengkok asal Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang. Aksi tersebut dilakukan dalam kegiatan Bunga Desaku Mini di Pendopo Kelurahan Jumerto, Sabtu (11/7/2026).

Peristiwa terjadi pada sesi tanya jawab pukul 10.00 WIB. Ketua RW 3 Kelurahan Jumerto, Evi Tamala, menyampaikan keluhan warga terkait seorang balita berusia hampir 2 tahun yang mengalami kaki bengkok sejak lahir. Berdasarkan keterangan dokter RS dr. Soebandi, anak tersebut disarankan menggunakan sepatu terapi seharga Rp1.000.000. Keluarga telah mendapat keringanan menjadi Rp800.000, namun belum mampu menebus karena orang tua bekerja serabutan sebagai buruh bangunan. “Anaknya belum bisa berdiri, hanya merangkak,” ujar Evi.

Menanggapi hal tersebut, Hermin menyatakan kesanggupan membantu dan langsung membayar lunas biaya sepatu terapi di lokasi kegiatan. Hermin juga menginstruksikan Ketua Srikandi Kecamatan Patrang, Nafiatur Rohmah, untuk melakukan pendampingan terhadap proses terapi anak tersebut dan melaporkan perkembangannya secara berkala.

“Saya bayar lunas 800 ribu untuk sepatu khusus kaki bengkok ini. Anak ini akan kami kawal dan pantau sampai sembuh dan normal,” kata Hermin.

Hermin menegaskan bahwa Srikandi Kabupaten Jember akan memastikan pendampingan kesehatan berkelanjutan bagi anak tersebut, tidak hanya sebatas bantuan sepatu terapi.

Kegiatan Bunga Desaku Mini dihadiri Lurah Jumerto Nurie Hadiyatie, S.E., Camat Patrang Ajib, S.IP., Perwakilan Kesra Wahida Briliansyah, S.Sos., M.P., Perwakilan RS dr. Soebandi, dan Kepala Puskesmas Banjarsengon drg. Driana Desy Purwiningsih, M.Kes.

Pada kesempatan yang sama, Hermin juga memaparkan program kesehatan gratis dan Beasiswa Cinta Bergema yang pendaftarannya dibuka 20–25 Juli 2026. Sementara itu, drg. Driana Desy Purwiningsih menjawab pertanyaan warga Jumerto Ibu Sulastri yang menanyakan apa sih program terkait Wadul Gus'e. Ia menjelaskan, Wadul Gus'e merupakan layanan pengaduan resmi 24 jam Pemerintah Kabupaten Jember untuk melaporkan keluhan apapun dan aspirasi masyarakat.

Bunga Desaku Mini adalah inovasi Pemerintah Kabupaten Jember, singkatan dari "Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan" + "Desa Cinta Statistik", yang bertujuan mendekatkan pelayanan langsung kepada masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.(sgk)

Galeri Foto