Bus Si Cinta Kembali Hadir, Desa Andongrejo Tempurejo Jadi Pembuka Kegiatan April 2026
- 04 April 2026
- Dibaca 283 Kali
Bagikan Via:
Bus Si Cinta Kembali Hadir, Desa Andongrejo Tempurejo Jadi Pembuka Kegiatan April 2026
JEMBER, 04 APRIL 2026 - Program unggulan wisata edukasi Bus Si Cinta di Kabupaten Jember kembali digulirkan pada bulan April 2026. Kegiatan perdana dilaksanakan pada Sabtu, 04 April 2026, dengan menyasar Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, sebagai lokasi pertama. Acara dipusatkan di Sanggar Seni Omah Kuno yang menjadi ruang ekspresi seni sekaligus pusat edukasi masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan perpaduan wisata, budaya, dan edukasi yang menarik minat pengunjung. Acara pembukaan diawali dengan penampilan tari jatilan yang unik, karena dibawakan oleh siswa sekolah dasar. Meski masih belia, para penari tampil penuh semangat dan memukau para pengunjung yang hadir.
Suasana semakin semarak ketika pengunjung dimanjakan dengan sajian kuliner tradisional khas Desa Andongrejo. Beragam olahan lokal disajikan, mulai dari getuk, pecel puli, dawet, minuman jahe instan, hingga latok. Kuliner tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkenalkan kekayaan pangan lokal kepada para pengunjung.
Tidak hanya menikmati sajian, pengunjung juga mendapatkan edukasi langsung terkait pembuatan minuman herbal instan jahe. Dalam sesi ini dijelaskan bahan-bahan yang digunakan, proses pengolahan, hingga cara penyajian yang praktis dan bernilai ekonomis. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam mengenalkan potensi desa sebagai kampung herbal yang produktif.
Puncak acara ditandai dengan penampilan kesenian jaranan oleh grup Seni Jaranan Sari Budoyo Pangestu. Berbagai atraksi khas ditampilkan, seperti cakilan, celengan, caplokan, hingga buto, yang berhasil memukau dan mengundang decak kagum para penonton.
Ketua Pokdarwis setempat, Teguh Prapto, menyampaikan harapannya agar program Bus Si Cinta dapat terus berlanjut. Ia menegaskan bahwa masyarakat desa berkomitmen melestarikan kesenian lokal, namun tetap membutuhkan dukungan dari pemerintah agar upaya tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Dwi Hermin, mengaku sangat terkesan dengan kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti program Bus Si Cinta. “Saya tidak menyangka di desa terpencil terdapat kesenian yang luar biasa, sekaligus kampung herbal yang mampu memberikan edukasi bagi masyarakat kota,” ungkapnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jember tidak hanya mendorong sektor pariwisata, tetapi juga mengangkat potensi lokal desa, baik dari sisi budaya, kuliner, maupun edukasi, sebagai kekuatan utama dalam pembangunan berbasis masyarakat. (*)