Camat Jelbuk Turun Langsung Bantu Pemasaran Besek Anyaman Nenek Sumarti
- 23 Maret 2026
- Dibaca 193 Kali
Bagikan Via:
Camat Jelbuk Turun Langsung Bantu Pemasaran Besek Anyaman Nenek Sumarti
JEMBER, 23 MARET 2026 — Camat Jelbuk, Pairi, turun langsung mengunjungi seorang lansia pengrajin besek anyaman bambu di Dusun Gujuran Barat, Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk, pada Kamis 19 Maret 2026. Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kecamatan terhadap pelaku usaha kecil, khususnya pengrajin tradisional yang masih bertahan di tengah keterbatasan pemasaran.
Lansia bernama Sumarti (79) diketahui telah lama menekuni kerajinan besek anyaman bambu sebagai sumber penghasilan. Namun, selama ini hasil produksinya hanya dipasarkan secara terbatas di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.
Dalam kunjungan tersebut, Camat Pairi berdialog langsung dengan Sumarti untuk mengetahui kondisi usaha yang dijalankan. Ia menilai bahwa produk besek buatan Sumarti memiliki nilai ekonomi sekaligus potensi untuk dikembangkan lebih luas melalui pemasaran yang tepat.
“Kami melihat ini sebagai potensi yang perlu didorong. Produk besek ini tidak hanya memiliki nilai guna, tetapi juga nilai budaya. Karena itu, kami akan berupaya membantu pemasaran agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Pairi.
Sebagai langkah konkret, Camat Jelbuk meminta Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Jelbuk untuk turut membantu memasarkan produk tersebut melalui jaringan UMKM PKK. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan Sumarti sekaligus memberdayakan pelaku usaha kecil lainnya di wilayah tersebut.
Sementara itu, Sumarti menjelaskan bahwa harga besek yang ia buat berkisar antara Rp10.000 hingga Rp25.000 per buah, tergantung ukuran dan tingkat kerumitan anyaman. Selama ini, pembelinya sebagian besar merupakan tetangga sekitar.
“Biasanya yang beli ya orang dekat saja. Saya tidak tahu cara menjual ke tempat lain,” kata Sumarti.
Ia mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah kecamatan. Menurutnya, bantuan dalam hal pemasaran sangat dibutuhkan agar usahanya dapat terus berjalan.
“Saya sangat berterima kasih. Dengan bantuan ini, saya merasa terbantu sekali,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penguatan sektor UMKM berbasis kerajinan tradisional di Kecamatan Jelbuk. Pemerintah setempat berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan lansia yang masih produktif. (ama)