Cegah Campak, Dinkes Turun Langsung Supervisi Imunisasi di Puskesmas Silo 2
- 02 April 2026
- Dibaca 186 Kali
Bagikan Via:
Cegah Campak, Dinkes Turun Langsung Supervisi Imunisasi di Puskesmas Silo 2
JEMBER, 2 April 2026 Sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit campak, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DINKESPPKB) Kabupaten Jember melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit melaksanakan kegiatan supervisi pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) campak di wilayah kerja Puskesmas Silo 2.Rabu (1/4/2026)
Kegiatan supervisi ini mencakup lima desa, yakni Desa Silo, Desa Karangharjo, Desa Pace, Desa Mulyorejo, dan Desa Harjomulyo. Pelaksanaan dilakukan pada 12 titik posyandu dengan total 548 sasaran, sebagai bagian dari upaya percepatan peningkatan cakupan imunisasi campak di wilayah tersebut.
Tim supervisi turun langsung ke lapangan untuk memantau jalannya pelayanan imunisasi, memastikan prosedur berjalan sesuai standar, serta melakukan evaluasi terhadap capaian di masing-masing posyandu. Selain itu, tim juga menggali berbagai informasi terkait kendala yang dihadapi petugas, baik dari sisi teknis pelaksanaan maupun respons masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan, secara umum pelaksanaan imunisasi ORI campak berjalan dengan baik. Namun demikian, masih ditemukan adanya beberapa penolakan dari masyarakat terhadap pemberian imunisasi. Kondisi ini menjadi perhatian penting bagi tim kesehatan untuk segera dilakukan tindak lanjut secara tepat.
dr. Rita Wahyuningsih menyampaikan bahwa fenomena penolakan tersebut perlu dikaji lebih mendalam guna mengetahui faktor penyebabnya. Menurutnya, pendekatan yang tepat sangat diperlukan agar pemahaman masyarakat terhadap pentingnya imunisasi dapat semakin meningkat.
“Hal ini perlu kita kaji, mengapa masih ada penolakan terhadap imunisasi campak. Kami optimis Puskesmas Silo 2 dapat mencapai setidaknya 90 persen cakupan, namun masih ada peluang-peluang yang harus kita kejar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah lanjutan akan dilakukan melalui penguatan koordinasi di tingkat kabupaten, termasuk pelaksanaan advokasi bersama mitra terkait serta validasi data sasaran. Upaya ini bertujuan untuk memastikan ketepatan data sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program imunisasi.
Melalui kegiatan supervisi ini, diharapkan cakupan imunisasi ORI campak di wilayah kerja Puskesmas Silo 2 dapat terus meningkat. Dengan demikian, upaya pencegahan penyebaran penyakit campak dapat berjalan lebih optimal, serta mampu memberikan perlindungan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak.(nay)