logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Pakusari

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Kecamatan Pakusari Gelar Sosialisasi dan Deklarasi Bersama

  • 22 April 2026
  • Dibaca 138 Kali
Bagikan Via:
cegah-kekerasan-perempuan-dan-anak-kecamatan-pakusari-gelar-sosialisasi-dan-deklarasi-bersama-20260424

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Kecamatan Pakusari Gelar Sosialisasi dan Deklarasi Bersama

JEMBER, 22 APRIL 2026 - Pemerintah Kecamatan Pakusari bersama elemen masyarakat menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan pada Rabu, 22 April 2026.

Bertempat di Pendopo Kecamatan Pakusari, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menekan angka kekerasan domestik serta memberikan perlindungan hukum bagi kelompok rentan, khususnya di wilayah pedesaan.

​Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan Direktur Gerakan Peduli Perempuan (GPP) Jember, Suminah, S.Pd., sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa kesadaran masyarakat di tingkat desa adalah kunci utama dalam memutus mata rantai kekerasan.

Menurutnya, banyak kasus kekerasan yang selama ini tidak terungkap ke permukaan karena adanya stigma negatif atau ketidaktahuan korban mengenai mekanisme pelaporan yang tersedia.

"​Langkah antisipatif harus dimulai dari akar rumput dengan memberikan pemahaman yang jelas mengenai berbagai bentuk kekerasan, baik secara fisik, psikis, maupun seksual," tutur Suminah.

Melalui edukasi ini, diharapkan warga Kecamatan Pakusari tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi agen pelindung yang berani melaporkan indikasi kekerasan kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Sosialisasi ini juga menjadi wadah diskusi bagi para perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk mengidentifikasi potensi kerawanan di lingkungan masing-masing secara lebih mendalam.

​Tidak hanya berhenti pada pemaparan materi di dalam ruangan, kegiatan dilanjutkan dengan aksi penjangkauan langsung ke lapangan. Narasumber beserta jajaran terkait juga meninjau kondisi nyata di masyarakat, serta memberikan pendampingan awal bagi warga yang membutuhkan.

Aksi ini menunjukkan bahwa komitmen yang dibangun bukan sekadar teori, melainkan langkah konkret untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan perlindungan.

​Sebagai puncak acara, seluruh tamu undangan yang terdiri dari unsur Muspika, kepala desa, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan melakukan penandatanganan deklarasi bersama. Penandatanganan ini merupakan simbol komitmen nyata untuk menjadikan Kecamatan Pakusari sebagai wilayah yang ramah perempuan dan anak.

​Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti, dalam sambutannya menegaskan bahwa perjuangan menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan adalah tanggung jawab kolektif yang harus dipikul bersama.

"Sinergi ini diharapkan tercipta sistem perlindungan yang lebih inklusif dan responsif. Kami juga juga mengajak semua pihak untuk terus berjuang memastikan bahwa setiap perempuan dan anak memiliki hak mutlak untuk hidup dengan aman, nyaman, dan bermartabat tanpa bayang-bayang ketakutan," pungkasnya. (zal)

Galeri Foto