Cerita Ibu Hamil di Sumbersari, BPJS Bantu Pemeriksaan Kehamilan Sejak Awal
- 13 Maret 2026
- Dibaca 160 Kali
Bagikan Via:
Cerita Ibu Hamil di Sumbersari, BPJS Bantu Pemeriksaan Kehamilan Sejak Awal
JEMBER, 13 MARET 2026 – Program jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bagi ibu hamil yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara rutin selama masa kehamilan. Hal ini dirasakan langsung oleh Risma (28), warga Kecamatan Sumbersari, yang memanfaatkan layanan BPJS sejak awal masa kehamilannya.
Risma menceritakan pengalamannya saat ditemui dalam kegiatan Posyandu Catelya 35 di Kecamatan Sumbersari pada Kamis 12 Maret 2026. Ia mengaku mulai menggunakan layanan BPJS sejak kehamilan pertamanya, terutama ketika sempat mengalami keguguran dan membutuhkan penanganan medis dengan cepat.
“Awal saya memakai BPJS itu waktu hamil pertama dan sempat keguguran. Alhamdulillah waktu itu penanganannya cepat,” ungkap Risma.
Setelah kejadian tersebut, ia sempat merasa kebingungan mengenai proses pemeriksaan kehamilan selanjutnya. Menurutnya, pada awalnya ia belum mengetahui ke mana harus melakukan kontrol jika tidak merasakan keluhan kesehatan.
“Yang sempat bikin saya bingung itu awalnya saya nggak tahu harus ke mana untuk kontrol, karena kalau tidak ada keluhan biasanya tidak dapat rujukan,” jelasnya.
Namun setelah berkonsultasi dengan bidan di fasilitas kesehatan terdekat, ia mendapatkan penjelasan mengenai alur pemeriksaan kehamilan menggunakan BPJS. Tenaga kesehatan pun membantu memberikan arahan agar ia tetap dapat melakukan pemeriksaan secara rutin.
“Akhirnya saya langsung konsultasi ke bidan terdekat, dan Alhamdulillah bidannya cepat tanggap. Dari situ saya bisa kontrol lagi menggunakan BPJS,” ujarnya.
Kini, usia kehamilan Risma telah memasuki 25 minggu. Ia mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya program BPJS karena dapat melakukan pemeriksaan kehamilan tanpa harus terlalu khawatir mengenai biaya.
Menurutnya, beberapa pemeriksaan seperti USG biasanya membutuhkan biaya yang cukup besar jika dilakukan secara mandiri. Dengan adanya BPJS, sebagian biaya tersebut dapat ditanggung sehingga pemeriksaan kehamilan tetap dapat dilakukan secara rutin.
“Manfaatnya sangat banyak. Contohnya seperti USG. Kalau yang kita tahu kan, USG itu mahal, jadinya kalau pakai BPJS itu bisa tercover dan bisa terbantu” katanya.
Melalui pengalamannya tersebut, Risma berharap semakin banyak masyarakat, khususnya ibu hamil, yang memanfaatkan layanan jaminan kesehatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara rutin. Dengan pemeriksaan yang teratur, kesehatan ibu dan bayi dapat dipantau dengan lebih baik selama masa kehamilan. (nay)