Cetak Sekolah Siaga Kependudukan Baru, Pemkab Jember Terjunkan Tim Pendamping RPP Terintegrasi
- 09 Juli 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
Cetak Sekolah Siaga Kependudukan Baru, Pemkab Jember Terjunkan Tim Pendamping RPP Terintegrasi
JEMBER, 09 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat memperluas jangkauan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Pasca-kegiatan penyamaan persepsi yang digelar di Sekolah Rakyat Kabupaten Jember pada Sabtu 04 Juli 2026 lalu, tim gabungan yang terdiri dari pengawas sekolah dan koordinator penyuluh Keluarga Berencana (KB) kini bersiap menerjunkan pendampingan langsung ke sekolah-sekolah di seluruh penjuru kabupaten.
Langkah taktis ini diambil untuk mengawal penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau modul ajar yang terintegrasi dengan materi kependudukan. Kolaborasi masif ini dimotori oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, serta UPT Balai Diklat KKB Jember.
Perwakilan Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Nanang Andri Jatmiko, S.E., menegaskan bahwa penyamaan persepsi beberapa hari lalu merupakan fondasi krusial sebelum tim terjun ke lapangan. Target utamanya adalah mereplikasi kesuksesan SMP Negeri 1 Jember dan SMP Negeri 5 Jember yang telah berhasil meraih klasifikasi paripurna dalam penerapan Sekolah Siaga Kependudukan.
"Alhamdulillah, Kabupaten Jember sudah memiliki dua Sekolah Siaga Kependudukan dengan klasifikasi paripurna. Kini, tugas mendesak kita adalah memperluas implementasi ini. Kami mohon dukungan para pengawas untuk terus mendampingi penyusunan RPP di wilayah masing-masing, berkolaborasi dengan koordinator penyuluh KB yang siap siaga di setiap kecamatan," ujar Nanang, Kamis 09 Juli 2026.
Untuk membekali tim pendamping, serangkaian strategi matang telah disiapkan oleh para pakar dalam pertemuan tersebut. Drs. Pranowo Adi, M.Si. memaparkan arah kebijakan dan strategi pendidikan kependudukan, sementara Enung Hodijah, M.P. membedah teknis penyusunan RPP yang terintegrasi dengan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana). Sebagai pemungkas, Ninis Syarifah, S.IP., M.P.H. merumuskan kriteria penilaian RPP yang objektif dan terukur.
Melalui kesiapan aksi nyata ini, Pemkab Jember optimistis integrasi materi kependudukan ke dalam kurikulum intrakurikuler tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas. Kesamaan visi antara pengawas dan penyuluh KB diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam mencetak generasi muda Jember yang berkarakter, berwawasan kependudukan, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (nay)