“Dadu Cintaku” Hadir di Ledokombo: Perkuat Pendampingan Ibu Hamil Risti, Cegah Stunting Sejak Dini
- 19 Mei 2026
- Dibaca 426 Kali
Bagikan Via:
“Dadu Cintaku” Hadir di Ledokombo: Perkuat Pendampingan Ibu Hamil Risti, Cegah Stunting Sejak Dini
JEMBER, 19 MEI 2026 - Upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu hamil terus diperkuat di Kecamatan Ledokombo melalui kegiatan "Dadu Cintaku" (Dampingi, Edukasi, Cegah Ibu Hamil dan Balita Kurang Gizi). Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak melalui pendampingan intensif bagi ibu hamil, khususnya yang memiliki risiko tinggi dan risiko kekurangan energi kronis (KEK).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Karangpaiton dan Desa Sumberanget dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari TP PKK Kecamatan Ledokombo, pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga keluarga pendamping ibu hamil.
Dalam pelaksanaannya, Dadu Cintau tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi menyeluruh kepada ibu hamil dan keluarga terkait pentingnya pemenuhan nutrisi selama masa kehamilan, pengawasan kondisi kesehatan ibu, tanda bahaya kehamilan, hingga persiapan persalinan yang aman dan sehat.
Ketua TP PKK Kecamatan Ledokombo, Sultanah Zahariah, S.Keb., M.Si., menyampaikan bahwa program tersebut menjadi langkah preventif yang sangat penting dalam menekan angka risiko kehamilan sekaligus mencegah stunting sejak dini.
“Melalui Dadu Cintaku, kami ingin memastikan ibu hamil mendapatkan perhatian dan pendampingan yang optimal. Tidak hanya ibu, tetapi keluarga juga harus memahami pentingnya nutrisi, pengawasan kesehatan, dan kesiapan persalinan. Pencegahan stunting dimulai sejak masa kehamilan, sehingga peran keluarga sebagai support system sangat menentukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan suami dan keluarga dalam kegiatan tersebut menjadi poin penting karena kesehatan ibu hamil bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan tanggung jawab bersama dalam keluarga.
“Kami berharap para suami dan anggota keluarga dapat menjadi pendamping siaga yang aktif mendukung ibu hamil, baik dalam pemenuhan gizi, pemeriksaan rutin, maupun pengambilan keputusan cepat ketika terjadi kondisi darurat,” tambahnya.
Kegiatan Dadu Cintaku juga diintegrasikan dengan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bersumber dari Puskesmas maupun Dana Desa. Integrasi tersebut dilakukan untuk memastikan ibu hamil mendapatkan asupan gizi tambahan yang memadai demi mendukung kesehatan ibu dan pertumbuhan janin.
Berdasarkan data evaluasi kegiatan, di Desa Karangpaiton tercatat sebanyak 9 ibu hamil hadir mengikuti pendampingan dengan didampingi oleh 2 suami dan 7 anggota keluarga lainnya. Sementara di Desa Sumberanget, kegiatan diikuti oleh 10 ibu hamil dengan pendamping terdiri dari 4 suami dan 6 anggota keluarga lainnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para ibu hamil aktif berdiskusi dengan tenaga kesehatan terkait pola makan sehat, tanda-tanda risiko kehamilan, serta pentingnya pemeriksaan rutin selama masa kandungan. Kehadiran keluarga pendamping juga dinilai mampu meningkatkan motivasi ibu hamil dalam menjaga kesehatan diri dan janin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kecamatan Ledokombo beserta anggota Pokja 4 TP PKK Kecamatan Ledokombo, Ketua TP PKK Desa dan bidan wilayah Desa Karangpaiton, Kepala Desa Sumberanget, Ketua TP PKK Desa dan bidan wilayah Desa Sumberanget, serta petugas Program Keluarga Harapan (PKH) wilayah Desa Sumberanget.
Melalui program Dadu Cintaku, Kecamatan Ledokombo menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis keluarga dan masyarakat. Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu menurunkan risiko komplikasi kehamilan, meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi, serta menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting di masa mendatang. (yus)