logo ppid jember kim
Oleh : Satuan Polisi Pamong Praja

Damkar Jember Evakuasi Ular Hijau di Rowotamtu Rambipuji, Warga Sempat Resah

  • 01 April 2026
  • Dibaca 224 Kali
Bagikan Via:
damkar-jember-evakuasi-ular-hijau-di-rowotamtu-rambipuji-warga-sempat-resah-20260401

Damkar Jember Evakuasi Ular Hijau di Rowotamtu Rambipuji, Warga Sempat Resah

JEMBER, 01 APRIL 2026 - Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Jember kembali melakukan aksi penyelamatan hewan liar dengan mengevakuasi seekor ular hijau di wilayah Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, pada Rabu, 01 April 2026 pagi.

Kejadian tersebut bermula ketika Jasuli warga setempat menemukan ular hijau berada di sekitar permukiman dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan. Laporan kemudian diterima oleh petugas Damkar Jember sekitar pukul 08.38 WIB. Tim Regu A langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 08.45 WIB dengan jarak tempuh kurang lebih 3 kilometer.

Proses evakuasi berlangsung cepat dan aman. Petugas berhasil mengamankan ular tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka. Setelah berhasil ditangkap, ular kemudian diamankan untuk selanjutnya dilepasliarkan ke habitat yang lebih aman dan jauh dari permukiman warga.

Komandan Regu A Damkar Jember, Suharto, menjelaskan bahwa keberadaan ular di lingkungan warga memang kerap terjadi, terutama saat musim tertentu atau kondisi lingkungan yang mendukung. “Kami menerima laporan dari warga terkait adanya ular hijau yang masuk ke area pemukiman. Tim langsung kami kerahkan untuk melakukan evakuasi agar tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan hewan liar berbahaya di sekitar tempat tinggal. Menurutnya, penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Dengan respon cepat dari Damkar Jember, situasi di lokasi kembali aman dan kondusif. Warga pun mengapresiasi kinerja petugas yang sigap dalam menangani kejadian tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sekitar halaman rumah, kebun, atau tempat yang berpotensi menjadi habitat hewan liar. Warga juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan serta tidak mencoba menangani sendiri hewan berbahaya tanpa keahlian khusus.

Dengan adanya sinergi antara masyarakat dan petugas, diharapkan setiap potensi bahaya dapat segera ditangani secara cepat dan tepat, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Galeri Foto