logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Dampak Kemarau Panjang, 40 KK di Tegalgede Kembali Didrop Bantuan Air Bersih

  • 13 September 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
dampak-kemarau-panjang-40-kk-di-tegalgede-kembali-didrop-bantuan-air-bersih-20260913

Dampak Kemarau Panjang, 40 KK di Tegalgede Kembali Didrop Bantuan Air Bersih

JEMBER, 13 SEPTEMBER 2026 – Kemarau panjang mulai berdampak serius terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih warga Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di RT 04/RW 07 kembali menerima bantuan air bersih, Minggu, 13 September 2026. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan air warga masih tinggi setelah sejumlah sumur mengering sejak beberapa bulan terakhir.

Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan sekitar pukul 11.00 WIB dan ditampung dalam tandon milik warga yang telah disiapkan di lokasi. Distribusi tersebut merupakan bantuan air bersih ke-12 untuk kawasan terdampak kekeringan tersebut.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, M. Faris Fadhil, mengatakan kekeringan mulai dirasakan warga sejak Juli 2026. Sejumlah sumur warga dengan kedalaman sekitar 8 hingga 10 meter mulai kehilangan sumber air. Sementara itu, sumber mata air terdekat berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

“Sejak bulan Juli, beberapa sumur warga mulai mengalami kekeringan. Kedalaman sumur sekitar 8 sampai 10 meter, sedangkan sumber mata air terdekat berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman,” kata Faris.

Kondisi tersebut membuat warga harus mendapatkan pasokan air secara berkala untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk mempermudah penyaluran, warga telah menyiapkan tandon berkapasitas 5.000 liter milik Ketua RT sebagai tempat penampungan sementara.

Di tengah kondisi tersebut, Kelurahan Tegalgede terus melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Jember, perangkat RT/RW dan masyarakat. Langkah itu dilakukan untuk memastikan warga terdampak tetap memperoleh akses air bersih sekaligus mempercepat penanganan ketika kebutuhan meningkat.

Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, ST, MM, mengatakan kelurahan terus memantau kondisi warga dan berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kemarau panjang.

“Kami terus memantau warga yang terdampak dan berkoordinasi dengan BPBD, RT, RW serta masyarakat agar kebutuhan air bersih tetap terpenuhi. Distribusi air menjadi langkah penting untuk membantu warga menghadapi kondisi kekeringan saat ini,” ujar Shierley.

Menurutnya, penanganan kekeringan membutuhkan kerja bersama. Selain distribusi air bersih sebagai langkah cepat, kelurahan juga mendorong adanya penanganan jangka panjang agar masyarakat memiliki akses air yang lebih aman dan memadai.

“Bantuan air bersih sangat membantu masyarakat dalam kondisi seperti sekarang. Namun, kami juga berharap ada solusi berkelanjutan agar warga tidak terus bergantung pada distribusi ketika kemarau panjang terjadi,” katanya.

Dalam distribusi kali ini, seluruh 5.000 liter air berhasil disalurkan ke tandon warga. Proses berjalan aman, kondusif dan terkendali. Petugas TRC BPBD juga memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

BPBD merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali selama kebutuhan warga masih tinggi. Kondisi kekeringan tersebut juga diteruskan kepada dinas terkait untuk penanganan kebutuhan air bersih dalam jangka panjang. (sar)

Galeri Foto