Dapur Rumah Warga di Kaliwates Ambruk Diterjang Hujan dan Angin Kencang, BPBD Salurkan Bantuan
- 04 Mei 2026
- Dibaca 176 Kali
Bagikan Via:
Dapur Rumah Warga di Kaliwates Ambruk Diterjang Hujan dan Angin Kencang, BPBD Salurkan Bantuan
JEMBER, 04 MEI 2026 - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Jember pada Rabu, 29 April 2026 menyebabkan sebuah rumah warga di Kecamatan Kaliwates mengalami kerusakan. Bagian dapur rumah milik Budi Hariyanto (49) di Jalan Raden Parah VIII/122, Lingkungan Kebon Dalem, Kelurahan Kepatihan, dilaporkan ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember segera melakukan asesmen dan penanganan pada Minggu 3 Mei 2026 sekitar pukul 12.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerusakan mengakibatkan terganggunya aktivitas penghuni rumah yang dihuni oleh empat jiwa.
Personel TRC BPBD Jember, Holik Afandi mengatakan, peristiwa bermula saat hujan deras dan angin kencang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 16.00 WIB. “Kondisi bangunan dapur yang sudah lapuk tidak mampu menahan terpaan cuaca ekstrem, sehingga pada sekitar pukul 17.00 WIB bagian dapur ambruk,” ujarnya, Senin 04 Mei 2026.
Sebagai langkah penanganan, TRC BPBD Jember melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan setempat serta melaksanakan kaji cepat di lokasi kejadian. Selain itu, bantuan logistik juga telah didistribusikan kepada korban berupa paket sembako, lauk pauk, makanan siap saji, paket kebersihan, terpal, serta perlengkapan makan dan memasak.
Tim Jitupasna BPBD turut melakukan pendataan dan perhitungan kerugian akibat kejadian tersebut. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, tim kembali ke markas komando pada pukul 12.00 WIB.
Saat ini, kondisi di lokasi telah berangsur normal. Pemilik rumah bersama warga setempat telah melakukan pembersihan material sisa bangunan yang ambruk. Tidak terdapat kendala berarti selama proses penanganan berlangsung.
BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Selain itu, pemerintah kelurahan diharapkan dapat menindaklanjuti penanganan pasca-kejadian guna memastikan kondisi warga terdampak tetap aman dan terpenuhi kebutuhannya. (tgh)