logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Wamen Komdigi RI Buka Festival Egrang XIV Tanoker Ledokombo, Dorong Perlindungan Anak di Ruang Digital Lewat Permainan Tradisional

  • 09 Mei 2026
  • Dibaca 539 Kali
Bagikan Via:
wamen-komdigi-ri-buka-festival-egrang-xiv-tanoker-ledokombo-dorong-perlindungan-anak-di-ruang-digital-lewat-permainan-tradisional-20260511

Wamen Komdigi RI Buka Festival Egrang XIV Tanoker Ledokombo, Dorong Perlindungan Anak di Ruang Digital Lewat Permainan Tradisional

JEMBER, 09 MEI 2026 – Suasana meriah dan penuh semangat budaya mewarnai Pasar Lumpur Tanoker, Dusun Onjur, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Sabtu 09 Mei 2026. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, secara resmi menghadiri dan melaunching Festival Egrang ke-XIV Tanoker Ledokombo Tahun 2026 yang mengusung tema “Membangun Harmoni Komunitas Melalui Permainan Tradisi”.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 13.48 WIB tersebut dipadati ratusan peserta dan masyarakat dari berbagai kalangan. Sekitar 350 orang hadir memeriahkan festival budaya tahunan yang telah menjadi ikon Kecamatan Ledokombo itu. Acara berada di bawah tanggung jawab Direktur Tanoker Ledokombo, Farha Abdul Kadir Assegaf.

Kedatangan Wamen Komdigi RI bersama istri, Rr. Siti Murtiningsih, disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, Muspika Ledokombo, pegiat budaya, komunitas pendidikan, serta masyarakat umum.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman mewakili Bupati Jember, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jember Regar Jeane Dealen Nangka, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, serta unsur Muspika Kecamatan Ledokombo.

Acara diawali dengan registrasi peserta lomba, senam bersama, pembukaan, hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Festival juga diisi berbagai kegiatan budaya dan edukasi seperti lomba mewarnai tingkat TK, senam beregu ibu-ibu dan lansia, forum anak desa, hingga bazar kuliner lokal sehat dan pameran karya masyarakat.

Dalam sambutannya, Pembina Tanoker Ledokombo, Suporahardjo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wamen Komdigi RI di Ledokombo. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan penggunaan gawai bagi anak-anak.

“Permainan tradisional seperti egrang bukan hanya budaya, tetapi juga media pendidikan karakter dan kebersamaan. Orang tua perlu lebih bijak dalam memberikan akses gadget kepada anak sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Jember menegaskan bahwa Festival Egrang menjadi salah satu bentuk nyata pelestarian budaya lokal sekaligus potensi wisata daerah.

“Jember memiliki potensi besar di bidang UMKM, budaya dan pariwisata. Permainan tradisional seperti egrang harus terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Komdigi RI Nezar Patria menyoroti pentingnya perlindungan anak di ruang digital. Menurutnya, pemerintah saat ini serius membangun ekosistem internet yang aman melalui kebijakan Pelindungan Anak di Ruang Digital atau PP TUNAS.

“Kami ingin memastikan anak-anak Indonesia terlindungi dari berbagai ancaman digital seperti pornografi, perundungan siber, penipuan hingga kecanduan teknologi. Karena itu pemerintah mendorong pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa permainan tradisional seperti egrang menjadi salah satu sarana penting untuk membangun interaksi sosial dan memperkuat karakter anak di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Festival Egrang ini menunjukkan bahwa teknologi dan budaya bisa berjalan beriringan. Anak-anak perlu memiliki literasi digital sekaligus ruang bermain yang sehat, kreatif dan membangun kebersamaan,” ujar Nezar Patria.

Momentum launching Festival Egrang XIV ditandai dengan pelepasan balon oleh Wamen Komdigi RI bersama jajaran pemerintah daerah dan pengurus Tanoker, dilanjutkan foto bersama seluruh tamu undangan. Setelah itu, rombongan meninjau langsung pelaksanaan lomba mewarnai dan senam lansia di area Pasar Lumpur Tanoker.

Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni, menyampaikan rasa bangga atas dipilihnya Kecamatan Ledokombo sebagai lokasi kunjungan kerja Wakil Menteri Komdigi RI sekaligus launching Festival Egrang tahun 2026.

“Kegiatan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ledokombo. Festival Egrang bukan hanya agenda budaya, tetapi juga wadah memperkuat kebersamaan masyarakat, pendidikan karakter anak, serta promosi potensi wisata dan ekonomi lokal,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif.

“Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, komunitas budaya, sekolah dan masyarakat menjadi kekuatan utama terselenggaranya kegiatan ini dengan sukses,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, panitia juga menyediakan posko cek kesehatan gratis, bazar kuliner lokal, serta pameran karya komunitas dan sekolah. Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polsek Ledokombo, Koramil Ledokombo, Satpol PP, Unit Intelkam Polres Jember, Polsuska PT KAI, tenaga kesehatan Puskesmas Ledokombo, serta anggota Linmas Desa Ledokombo dan Sumberlesung.

Setelah melaksanakan ishoma di Taman Belajar Tanoker Ledokombo, rombongan Wamen Komdigi RI meninggalkan wilayah Kecamatan Ledokombo sekitar pukul 13.48 WIB. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan penuh antusiasme masyarakat. (yus)

Galeri Foto