logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Dari Rumah ke Rumah, Homecare Puskesmas Patrang Hadir Dekat dengan Warga

  • 11 September 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
dari-rumah-ke-rumah-homecare-puskesmas-patrang-hadir-dekat-dengan-warga-20260911

Dari Rumah ke Rumah, Homecare Puskesmas Patrang Hadir Dekat dengan Warga

JEMBER, 11 SEPTEMBER 2026 - Pelayanan kesehatan terus didekatkan kepada masyarakat melalui program homecare Puskesmas Patrang. Tim tenaga kesehatan (nakes) mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan pemeriksaan, pemantauan, serta pendampingan kesehatan.

Kegiatan homecare digelar Jumat, 11 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di wilayah Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Kegiatan dipimpin Kepala UPTD Puskesmas Patrang dr. Gurid Anggridiaksha bersama tim nakes.

Kegiatan tersebut turut diikuti Camat Patrang Musyaffa, S.HI., M.M., Sekretaris DPMPTSP Rachminda Iskandarian, S.E., Lurah Gebang Nanang Suwono, S.Sos., Direktur Umum Perumdam Tirta Pandhalungan Jember Rofiih, S.H., M.Sh., serta Ketua TP PKK Kecamatan Patrang dan kader Posyandu.

Keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Dengan mendatangi warga secara langsung, kondisi kesehatan dapat dipantau lebih dekat sekaligus memudahkan koordinasi apabila ditemukan persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Salah satu sasaran kunjungan adalah dua balita yang merupakan saudara kandung, Abimanyu Maulana Ibrahim, sekitar 4 tahun, dan Felicia Dwi Merlyana, sekitar 1 tahun. Keduanya mengalami penyakit kulit sehingga memerlukan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan.

Tim nakes melakukan pemeriksaan langsung terhadap kedua balita di rumah. Selain pemeriksaan, keluarga juga mendapatkan edukasi mengenai perawatan anak, kebersihan diri dan lingkungan, serta pentingnya memantau perkembangan kondisi kesehatan.

Untuk mendapatkan pertimbangan medis lebih lanjut, dr. Gurid Anggridiaksha juga melakukan telemedicine dengan salah satu dokter di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember. Konsultasi tersebut membahas kondisi kesehatan kedua balita sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

“Melalui homecare, kami berupaya memastikan warga yang membutuhkan tidak luput dari pemantauan. Pemeriksaan dilakukan secara langsung, dan apabila diperlukan, kami juga berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan lanjutan melalui telemedicine,” ujar Gurid.

Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan ketika masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Pemantauan langsung ke rumah menjadi salah satu cara untuk mengetahui kondisi warga secara lebih utuh.

“Kami juga memberikan edukasi kepada keluarga agar dapat melakukan perawatan dan pemantauan di rumah. Jika terdapat perubahan kondisi atau tanda-tanda yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, masyarakat diharapkan segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Selain balita, sasaran kunjungan berikutnya adalah ibu hamil dengan risiko tinggi. Kelompok tersebut membutuhkan pemantauan lebih intensif guna mendeteksi kemungkinan risiko maupun komplikasi sejak dini.

Dalam kunjungan tersebut, tim nakes memberikan pemantauan dan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, menjaga kondisi kesehatan, memenuhi kebutuhan gizi, serta mengenali tanda-tanda bahaya selama kehamilan.

Camat Patrang Musyaffa mengatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal.

“Pelayanan kesehatan membutuhkan kolaborasi. Ketika tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, kelurahan, kader Posyandu, dan unsur lainnya bergerak bersama, warga yang membutuhkan perhatian dapat lebih cepat teridentifikasi dan mendapatkan pendampingan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program homecare menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas pelayanan, tetapi juga perlu hadir secara langsung menjangkau warga.

“Harapannya, pelayanan seperti ini terus diperkuat sehingga masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan pendampingan, memperoleh pelayanan yang dekat, responsif, dan berkelanjutan,” katanya.

Keterlibatan Pemerintah Kecamatan Patrang, perangkat daerah, Pemerintah Kelurahan Gebang, Perumdam Tirta Pandhalungan, TP PKK, serta kader Posyandu menjadi bagian dari sinergi tersebut.

Melalui homecare, Puskesmas Patrang berupaya memperkuat pelayanan kesehatan yang lebih dekat, humanis, dan tepat sasaran. Pemanfaatan telemedicine juga menjadi salah satu upaya memperkuat koordinasi medis antara pelayanan kesehatan tingkat pertama dan fasilitas kesehatan lanjutan.

Langkah tersebut sejalan dengan semangat menghadirkan pelayanan publik yang hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian dan pemantauan secara berkelanjutan.

Dengan penguatan kolaborasi lintas sektor, pelayanan kesehatan diharapkan semakin mampu menjangkau masyarakat secara menyeluruh dan memberikan manfaat nyata bagi warga, sejalan dengan semangat Jember Baru, Jember Maju. (naf)

Galeri Foto