logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Cegah Kendala Pencairan Bansos, Kelurahan Bintoro Gencarkan Pemadanan Data dan Edukasi KPM PKH

  • 08 Juni 2026
  • Dibaca 30 Kali
Bagikan Via:
cegah-kendala-pencairan-bansos-kelurahan-bintoro-gencarkan-pemadanan-data-dan-edukasi-kpm-pkh-20260609

Cegah Kendala Pencairan Bansos, Kelurahan Bintoro Gencarkan Pemadanan Data dan Edukasi KPM PKH

JEMBER, 08 JUNI 2026 – Pemerintah Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, terus mengawal ketepatan sasaran program bantuan sosial melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang digelar di Lingkungan Perbal, RW 08 RT 04. Kegiatan ini melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos), perangkat kelurahan, serta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kegiatan berlangsung interaktif dengan fokus pada edukasi dan penguatan pemahaman warga terkait hak dan kewajiban sebagai penerima bantuan sosial. Selain itu, pertemuan juga menjadi sarana koordinasi antara pemerintah dan masyarakat guna memastikan program berjalan tepat sasaran.

Salah satu materi utama yang disampaikan adalah pentingnya pemadanan data Administrasi Kependudukan (Adminduk). Langkah ini diperlukan untuk menghindari kendala administrasi maupun pemblokiran saat proses pencairan bantuan sosial.

Lurah Bintoro, Pairi, S.T., M.Si., menegaskan bahwa pihak kelurahan siap memfasilitasi seluruh warga yang ingin melakukan pembaruan dan sinkronisasi data kependudukan.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi warga yang membutuhkan pemadanan adminduk. Sinkronisasi data menjadi kunci agar bantuan sosial dari pemerintah dapat diterima tanpa hambatan administrasi,” ujarnya, Senin 08 Juni 2026.

Selain validasi data, pertemuan juga mengingatkan kembali kewajiban yang harus dipenuhi oleh KPM PKH. Untuk komponen pendidikan, anak penerima manfaat diwajibkan memiliki tingkat kehadiran sekolah minimal 85 persen setiap bulan.

Sementara itu, ibu hamil dan keluarga yang memiliki balita diwajibkan rutin mengikuti kegiatan Posyandu guna memantau kesehatan dan tumbuh kembang anak. Adapun penerima manfaat pada komponen lanjut usia harus mendapatkan pendampingan kesehatan secara berkala melalui Posbindu serta perhatian penuh dari keluarga.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Bintoro, Assyifa Minggu, S.I.P., mengatakan bahwa PKH bukan sekadar bantuan tunai, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan keluarga.

“Ketentuan seperti kehadiran sekolah, Posyandu, dan Posbindu bukanlah beban, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan keluarga. Dengan komitmen bersama, manfaat program ini akan semakin terasa bagi masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan P2K2 ini, Pemerintah Kelurahan Bintoro berharap proses pemadanan data dan kepatuhan terhadap ketentuan PKH dapat berjalan optimal sehingga program penanggulangan kemiskinan semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (fzr)

Galeri Foto