logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jenggawah

Desa Kertonegoro Kecamatan Jenggawah Jadi Satu-satunya Desa Penerima Jatim Puspa Plus 2026 di Jember

  • 19 Oktober 2026
  • Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
desa-kertonegoro-kecamatan-jenggawah-jadi-satu-satunya-desa-penerima-jatim-puspa-plus-2026-di-jember-20261021

Desa Kertonegoro Kecamatan Jenggawah Jadi Satu-satunya Desa Penerima Jatim Puspa Plus 2026 di Jember

JEMBER, 19 OKTOBER 2026 – Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Jember yang ditetapkan sebagai penerima program Jatim Puspa Plus tahun 2026. Program bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) ini menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) melalui pemberian peralatan usaha produktif untuk mendorong pengembangan usaha rumahan.

Persiapan pelaksanaan program tersebut dibahas dalam rapat sosialisasi desa yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Kertonegoro, Senin 19 Oktober 2026. Pertemuan ini membahas mekanisme bantuan, kriteria penerima, serta jenis peralatan yang akan disalurkan sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing KPM.

Rapat dihadiri perwakilan DPMD Kabupaten Jember dari Bidang I, perwakilan Camat Jenggawah melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Syaiful Rizal, S.Sosv, pendamping Jatim Puspa Plus dari DPMD Provinsi Jawa Timur Ach. Mochtar Amin, S.H., Kepala Desa Kertonegoro, Ketua BPD, para kepala dusun, perangkat desa, pendamping desa, serta undangan lainnya.

Dalam pemaparan program, bantuan Jatim Puspa Plus diberikan dalam bentuk non-tunai berupa peralatan untuk mendukung kegiatan usaha produktif. Jenis bantuan disesuaikan dengan bidang usaha yang dijalankan penerima, di antaranya produksi kerupuk, pembuatan es krim, dan penjualan cilok.

Untuk usaha kerupuk, peralatan yang disediakan dapat berupa wajan berukuran besar beserta bahan pendukung. Sementara itu, penerima yang mengembangkan usaha es krim mendapatkan alat pengolah bahan, bukan lemari pendingin atau freezer. Adapun bantuan bagi usaha cilok diberikan dalam bentuk peralatan sesuai ketentuan petunjuk pelaksanaan program.

Pada tahun 2026, program Jatim Puspa Plus menjangkau 20 kabupaten di Jawa Timur. Di Kabupaten Jember, Desa Kertonegoro menjadi satu-satunya desa penerima dengan jumlah 60 KPM yang telah ditetapkan oleh DPMD Provinsi Jawa Timur.

Sasaran penerima berasal dari keluarga yang telah lepas dari kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH) atau tidak lagi menerima bantuan PKH, serta keluarga yang masuk kelompok desil 1, 2, dan 3 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Setiap KPM memperoleh bantuan peralatan usaha senilai Rp2,5 juta, ditambah dukungan peningkatan ketahanan pangan sebesar Rp500 ribu. Penyaluran bantuan tetap mengikuti ketentuan pajak dan aturan program yang berlaku.

Perwakilan Seksi PMKS Kecamatan Jenggawah, Syaiful Rizal, S.Sos, menyampaikan bahwa sosialisasi menjadi tahapan penting untuk memastikan pemerintah desa dan pendamping memahami ketentuan program serta membantu penerima memanfaatkan bantuan secara tepat sasaran.

“Melalui program Jatim Puspa Plus ini, kami berharap bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima. Harapannya, peralatan tersebut bisa menjadi modal awal bagi KPM untuk meningkatkan produktivitas usaha dan secara bertahap membangun kemandirian ekonomi keluarga,” ujar Syaiful Rizal, Senin 19 Oktober 2026.

Program ini diharapkan dapat membuka peluang bagi keluarga penerima untuk mengembangkan usaha rumahan sesuai potensi yang dimiliki. Dengan dukungan peralatan produktif, KPM diharapkan tidak hanya memperoleh bantuan untuk memulai atau meningkatkan kegiatan usaha, tetapi juga memiliki kesempatan memperkuat pendapatan keluarga secara berkelanjutan.

Bagi Desa Kertonegoro, penetapan sebagai satu-satunya desa penerima Jatim Puspa Plus di Kabupaten Jember menjadi peluang untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui usaha skala rumah tangga. Pendampingan dan pemanfaatan bantuan sesuai peruntukannya menjadi bagian penting agar program tersebut memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima. (yah)

Galeri Foto