logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Di Jember Tidak Hanya Pariwisata, Kuliner di Pantai Watu Ulo juga Diintregasikan

  • 17 Maret 2026
  • Dibaca 235 Kali
Bagikan Via:
di-jember-tidak-hanya-pariwisata-kuliner-di-pantai-watu-ulo-juga-diintregasikan-20260317

Di Jember Tidak Hanya Pariwisata, Kuliner di Pantai Watu Ulo juga Diintregasikan

JEMBER, 17 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember, terus membuat terobosan di sektor pariwisatanya, tidak hanya mengintregasi wisata Pantai Watu Ulo dan Papuma beberapa waktu lalu, untuk menyambut libur lebaran, wisata kuliner di Pantai Watu Ulo juga dintregasikan dengan membuat satu harga pada paket menu makanan

Dimana dalam menu yang dibanderol dengan harga paket Rp. 40 ribu per porsi, pecinta kuliner seafood akan mendapatkan menu ikan bakar, nasi, udang dan juga cumi, bahkan harga ini sudah disepakati oleh 20 pemilik warung di pantai Watu Ulo.

"Kami memang mengintregasikan harga menu makanan sistem paket, ada 20 pemilik warung yang menyepakati harga paket ini," ujar  Boby Arisandi, S.STP, M.M., Kepala Dinas  Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Minggu 15 Maret 2026, di wisata Pantai Watu Ulo.

Terobosan ini mendapat apresiasi dari Bupati Jember Muhammad Fawait, S,E., M.Sc., disela-sela melakukan greeting ucapan Idul Fitri 1447 H., Bupati menyempatkan melihat secara langsung harga menu kuliner seafood di warung yang ada di Pantai Watu Ulo.

Bahkan bersama Ning Gyta Eka Puspita, Ketua TP PKK, Gus Fawait panggilan Bupati Jember, juga menyempatkan memesan menu satu paket besar, yang bisa untuk dinikmati oleh 4 orang.

"Ini bagus untuk pengunjung pantai wisata di sini yang ingin menikmati kuliner seafood, ada harga yang diseragamkan, sehingga masyarakat yang nantinya berlibur kesini, tidak merasa was-was untuk terkecoh dengan harga, bayangkan untuk porsi 1 orang, cukup hanya Rp. 40 ribu, sudah bisa menikmati ikan bakar, udang dan juga cumi," ujar Gus Bupati.

Dengan adanya harga yang terintegrasi antar warung, pihaknya optimis akan menjadi daya tarik wisatawan dan bisa meningkatkan jumlah pengunjung pada musim libur lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah.

"Harga ini sudah disepakati bersama, antara pemilik warung dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Olah Raga, jika nanti pengunjung ada yang dikenakan biaya tidak sesuai yang tertera, bisa melaporkan ke Wadul Guse," ujar Bupati.

Selain mengusung konsep wisata terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Jember memastikan kesiapan infrastruktur dan beragam paket unggulan yang menggabungkan petualangan ekstrem, edukasi sejarah, hingga transparansi kuliner pesisir.

Selain wisata pantai, Pemkab Jember juga menawarkan bentang alam kontras yang memanjakan mata. Di sisi utara, lereng Gunung Argopuro disiapkan sebagai pusat edukasi prasejarah dan ekowisata. (ali)

Galeri Foto