Dialog Reses di Kalisat, Warga Tanyakan Informasi Beasiswa Mahasiswa
- 12 Maret 2026
- Dibaca 1706 Kali
Bagikan Via:
Dialog Reses di Kalisat, Warga Tanyakan Informasi Beasiswa Mahasiswa
JEMBER, 11 Maret 2026 – Kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 yang dilaksanakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Candra Ary Fianto S.T. di Kecamatan Kalisat berlangsung interaktif. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat memanfaatkan forum dialog untuk menyampaikan pertanyaan dan aspirasi secara langsung.
Salah satu pertanyaan disampaikan oleh Rudi Raharjo, warga Kecamatan Jelbuk, yang menanyakan mengenai informasi serta mekanisme pengajuan beasiswa bagi mahasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember.
“Yang saya tanyakan, ketika kita ada tetangga atau sanak famili yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut, bagaimana jalur-jalur untuk mendapatkannya? Karena informasi itu belum saya pahami sepenuhnya,” ujar Rudi dalam sesi dialog.
Menanggapi hal tersebut, Candra Ary Fianto menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember beberapa waktu lalu membuka kesempatan bagi putra-putri daerah yang sedang menempuh pendidikan tinggi untuk memperoleh program beasiswa.
“Beberapa waktu yang lalu Kabupaten Jember membuka jalur bagi putra-putri daerah yang sedang berkuliah, baik di Jember maupun di luar daerah, untuk bisa mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember,” jelas Candra.
Menurutnya, dalam proses pengajuan beasiswa terdapat sejumlah tahapan yang perlu dilalui, mulai dari pemenuhan persyaratan administrasi, proses seleksi, hingga verifikasi faktual di lapangan oleh pihak terkait.
“Nanti akan ada proses administrasi dan wawancara. Setelah itu pemerintah juga melakukan cek dan verifikasi faktual untuk memastikan kondisi penerima bantuan,” tambahnya.
Candra juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan berbagai persyaratan sejak awal, terutama bagi keluarga yang memiliki rencana melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa data kesejahteraan masyarakat yang tercatat dalam sistem pemerintah juga menjadi salah satu pertimbangan dalam proses penyaluran bantuan pendidikan.
Melalui forum reses tersebut, Candra berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan dialog untuk memperoleh informasi yang jelas terkait berbagai program pemerintah, termasuk program bantuan pendidikan bagi mahasiswa.
Kegiatan dialog berlangsung dengan suasana terbuka, di mana masyarakat diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun masukan terkait berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing. (gil)