logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jenggawah

Diba’ Kubro Fatayat NU Jenggawah Digelar di Kertonegoro, Camat Dorong Perempuan Terus Hadir di Tengah Masyarakat

  • 05 Oktober 2026
  • Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
diba-kubro-fatayat-nu-jenggawah-digelar-di-kertonegoro-camat-dorong-perempuan-terus-hadir-di-tengah-masyarakat-20261007

Diba’ Kubro Fatayat NU Jenggawah Digelar di Kertonegoro, Camat Dorong Perempuan Terus Hadir di Tengah Masyarakat

JEMBER, 05 OKTOBER 2026 – Pertemuan rutin Diba’ Kubro Fatayat NU Anak Cabang Jenggawah digelar di Pendopo Kantor Desa Kertonegoro, Minggu 04 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan peran perempuan dalam kehidupan sosial dan keagamaan di Kecamatan Jenggawah.

Rangkaian kegiatan diawali lantunan hadrah yang dibawakan kelompok IPNU dan IPPNU Desa Kertonegoro. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Kertonegoro Hj. Siti Munfarida, Ketua Fatayat NU Ancab Jenggawah Siti Habibah, S.Pd., Ketua MWC NU Jenggawah H. Sucipto, S.Pd., M.Pd., serta Camat Jenggawah Agus Sucahyo, S.Sos.

Turut hadir Ketua Muslimat NU Ancab Jenggawah Hj. Siti Maimumah, S.Pd., Ketua LazisNU Kecamatan Jenggawah Achmad Fathor Rosyid, S.Sos., M.Si., Ketua TP PKK Desa Kertonegoro Henny Muzammil beserta anggota, perwakilan Pokja I TP PKK Kecamatan Jenggawah, serta anggota Fatayat NU se-Kecamatan Jenggawah.

Dalam sambutannya, Camat Jenggawah Agus Sucahyo mengatakan pertemuan rutin seperti Diba’ Kubro tidak sebatas menjadi kegiatan keagamaan. Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menjaga komunikasi, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat.

“Pertemuan seperti ini bukan hanya menjadi ruang untuk bersilaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk saling menguatkan dan berbagi kepedulian. Perempuan memiliki peran penting, baik di dalam keluarga maupun dalam kehidupan sosial di masyarakat,” ujar Agus.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata di lingkungan masing-masing. Menurut Agus, keberadaan organisasi kemasyarakatan seperti Fatayat NU memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi yang dekat dengan masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana kebersamaan ini tidak berhenti dalam pertemuan saja. Nilai dan pesan yang kita dapatkan bisa diterapkan dalam keluarga dan lingkungan, terutama dalam membangun kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan mauizah hasanah yang disampaikan Ketua LazisNU Kecamatan Jenggawah Achmad Fathor Rosyid. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.

Agus menambahkan, Pemerintah Kecamatan Jenggawah terbuka untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai unsur masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan kelompok perempuan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika komunikasi dan kepedulian dibangun bersama, berbagai persoalan di masyarakat akan lebih mudah diketahui dan dicari jalan keluarnya,” tegasnya.

Melalui pertemuan rutin tersebut, Fatayat NU diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga terus berkontribusi dalam menjaga kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan itu sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan warga dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di Kecamatan Jenggawah. (yem)

Galeri Foto