Digitalisasi Pasar Rakyat Jember, Diskopumdag Ajak Warga Belanja dengan QRIS
- 11 Juni 2026
- Dibaca 34 Kali
Bagikan Via:
Digitalisasi Pasar Rakyat Jember, Diskopumdag Ajak Warga Belanja dengan QRIS
JEMBER, 11 JUNI 2026 - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember terus mendorong penguatan pasar rakyat melalui berbagai program modernisasi dan digitalisasi transaksi. Masyarakat pun diajak kembali menjadikan pasar rakyat sebagai pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Langkah tersebut dilakukan seiring perubahan pola belanja masyarakat yang semakin mengandalkan teknologi. Kini, pasar rakyat tidak lagi identik dengan sistem perdagangan konvensional. Berbagai inovasi terus diterapkan agar pasar mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Salah satu upaya yang terus didorong adalah penerapan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kehadiran QRIS memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi di pasar tanpa harus membawa uang tunai.
Melalui sistem tersebut, pembeli cukup memindai kode QR yang tersedia di kios pedagang menggunakan aplikasi perbankan atau dompet digital. Setelah pembayaran terverifikasi, transaksi dapat langsung diselesaikan dalam hitungan detik tanpa perlu menyiapkan uang pas maupun menunggu uang kembalian.
Diskopumdag Jember menilai transformasi digital menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat di tengah pesatnya perkembangan sektor perdagangan modern. Selain memudahkan konsumen, digitalisasi juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi para pedagang dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selama ini, pasar rakyat memiliki peran strategis dalam menjaga perputaran ekonomi daerah. Berbagai kebutuhan pokok, mulai dari sayuran, buah-buahan, daging, ikan, bumbu dapur, hingga kebutuhan rumah tangga tersedia dengan pilihan yang beragam dan harga yang kompetitif.
Tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, pasar rakyat juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial yang mempertemukan pedagang dan pembeli secara langsung. Hubungan tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh informasi mengenai kualitas, kesegaran, hingga asal-usul produk yang dibeli.
Setiap transaksi yang terjadi di pasar rakyat turut memberikan dampak langsung terhadap perekonomian lokal. Uang yang dibelanjakan masyarakat akan kembali berputar di lingkungan daerah dan mendukung keberlangsungan usaha pedagang, petani, peternak, nelayan, serta distributor lokal.
Karena itu, keberadaan pasar rakyat dinilai perlu dijaga bersama oleh pemerintah, pedagang, dan masyarakat sebagai konsumen. Semakin tinggi aktivitas transaksi di pasar, semakin besar pula kontribusinya terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Distribusi Perdagangan Diskopumdag Kabupaten Jember, Asfita Dewi, S.E., M.M., mengatakan bahwa berbelanja di pasar rakyat memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh pembeli, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Belanja di pasar bukan hanya soal membeli kebutuhan sehari-hari, tetapi juga bentuk dukungan nyata kepada pedagang lokal dan UMKM. Pasar sekarang lebih modern, praktis, dan tetap menjadi pilihan cerdas untuk berbelanja,” ujarnya, Kamis 11 Juni 2026.
Melalui berbagai inovasi yang terus dilakukan, Diskopumdag Jember berharap masyarakat semakin mencintai pasar rakyat sebagai pusat perdagangan yang modern, nyaman, dan mampu menjawab kebutuhan konsumen masa kini, sekaligus menjadi penggerak utama perekonomian daerah. (hna)