Diguyur Hujan 12 Jam, Rumah Warga di Jelbuk Ambruk; BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Salurkan Bantuan Logistik
- 24 Februari 2026
- Dibaca 412 Kali
Bagikan Via:
Diguyur Hujan 12 Jam, Rumah Warga di Jelbuk Ambruk; BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Salurkan Bantuan Logistik
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Desa Sukowiryo, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, pada Minggu, 22 Februari 2026 selama kurang lebih 12 jam mengakibatkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan sedang. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Sudung Barat RT/RW 002/007 dan menimpa rumah milik Saheri (62), yang dihuni oleh dua jiwa. Bagian rumah yang terdampak meliputi ruang tamu dan kamar tidur yang ambruk akibat tidak kuat menahan beban air hujan yang terus-menerus mengguyur bangunan. Kejadian ini secara resmi dilaporkan kepada Bupati Jember pada Senin, 23 Februari 2026, dengan tembusan kepada BNPB di Jakarta, BPBD Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.
Secara kronologis, insiden robohnya bangunan terjadi pada Senin pagi, 23 Februari 2026 sekitar pukul 09.10 WIB. Setelah hujan berlangsung cukup lama sejak hari sebelumnya, kondisi struktur rumah diduga melemah karena rembesan air yang terus menerus mengenai bagian atap dan dinding. Pada pagi hari, tanpa tanda-tanda khusus, bagian ruang tamu dan kamar tidur tiba-tiba ambruk dan menyebabkan kerusakan sedang pada bangunan. Beruntung tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut karena penghuni rumah dapat menyelamatkan diri. Meski demikian, kerusakan ini cukup mengganggu aktivitas dan kenyamanan penghuni rumah.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan koordinasi dan asesmen di lokasi pada Senin, 23 Februari 2026 pukul 14.00 WIB. Dalam upaya mitigasi awal, petugas melakukan pemasangan terpal untuk mengurangi risiko kerusakan yang lebih luas serta melindungi bagian rumah yang masih berdiri dari terpaan hujan susulan. Selain itu, tim juga mendistribusikan bantuan logistik kepada korban berupa satu paket sembako, satu paket lauk-pauk, dua paket makanan siap saji, satu buah terpal, satu selimut, masing-masing satu paket sandang pria dan wanita, satu paket perlengkapan makan, serta satu paket peralatan kebersihan. Tim Jitupasna turut melakukan penghitungan kerugian material, dengan keterangan bahwa pemilik rumah termasuk dalam kategori mampu.
Kondisi terkini menunjukkan bahwa sisa material reruntuhan telah dibersihkan secara gotong royong oleh warga bersama perangkat desa, TNI, dan Polri yang turut terlibat dalam penanganan. Penghuni rumah untuk sementara masih tetap tinggal di bagian bangunan yang dinilai aman. Pemerintah Desa Sukowiryo juga menyatakan akan segera memberikan bantuan tambahan sebagai tindak lanjut penanganan pascakejadian. Tidak terdapat kendala berarti selama proses asesmen, distribusi bantuan, maupun koordinasi lintas sektor berlangsung.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Laporan ini juga diteruskan kepada dinas terkait, seperti Dinas PUPR dan instansi lainnya, untuk penanganan lebih lanjut serta kerja bakti lanjutan guna memastikan keamanan struktur bangunan. Dengan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari BPBD, TNI, Polri, perangkat desa, RT/RW, hingga warga setempat, diharapkan sinergi penanganan bencana dapat terus diperkuat demi meminimalkan risiko dan dampak kejadian serupa di masa mendatang.