logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Dinsos PPPA Siapkan Hotline 24 Jam, Forum Anak Diminta Aktif Melapor

  • 15 Juni 2026
  • Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
dinsos-pppa-siapkan-hotline-24-jam-forum-anak-diminta-aktif-melapor-20260615

Dinsos PPPA Siapkan Hotline 24 Jam, Forum Anak Diminta Aktif Melapor

JEMBER, 15 JUNI 2026 – Forum Anak Jember (FAJ) menggelar kegiatan Sambung Rasa 2026 di Hotel Royal Jember, Sabtu 13 Juni 2026. Kegiatan yang mempertemukan perwakilan Forum Anak Jember, Forum Anak Desa (FAD) dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember, serta Forum Anak Gereja itu menjadi ajang memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam upaya perlindungan anak.

Berbagai agenda mewarnai kegiatan tersebut, mulai dari pemaparan materi, diskusi kelompok terarah (FGD), presentasi hasil diskusi, permainan edukatif, hingga sesi refleksi yang mengajak peserta memahami peran mereka sebagai generasi muda sekaligus agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember, Sugeng Riyadi, menegaskan bahwa forum anak memiliki peran strategis dalam mendukung upaya perlindungan anak di daerah.

Menurutnya, anggota forum anak harus terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam menjalankan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi sesama anak, tanpa mengabaikan kewajiban utama sebagai pelajar.

"Anak-anak harus selalu inovatif dan kreatif dalam melaksanakan kegiatan yang mendukung perlindungan anak. Namun, jangan pernah melupakan tugas utama sebagai siswa, yaitu belajar dan menyiapkan masa depan dengan baik," ujar Sugeng.

Ia menambahkan, berbagai persoalan yang mengancam tumbuh kembang anak saat ini memerlukan perhatian dan keterlibatan semua pihak, termasuk anak-anak itu sendiri.

Karena itu, Dinsos PPPA terus mendorong penguatan peran Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P). Melalui peran tersebut, anak-anak diharapkan mampu menjadi contoh positif di lingkungannya sekaligus berani melaporkan berbagai bentuk pelanggaran hak anak yang mereka temui.

"Kami tidak ingin anak-anak hanya menjadi penonton ketika terjadi perundungan, kekerasan, pengeroyokan, atau penyalahgunaan zat di sekitar mereka. Forum Anak harus hadir sebagai pelopor perubahan dan pelapor ketika menemukan indikasi maupun kejadian yang merugikan anak," tegasnya.

Sugeng menjelaskan, laporan dapat disampaikan melalui layanan hotline perlindungan perempuan dan anak maupun kanal pengaduan Wadul Guse di nomor 081130311188, yang disiapkan untuk menindaklanjuti aduan masyarakat dalam waktu maksimal 1 x 24 jam.

"Jangan takut melapor. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula penanganan dapat dilakukan untuk melindungi anak-anak yang menjadi korban maupun yang berisiko," tambahnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender Dinsos PPPA Kabupaten Jember, dr. Oktavia Wahyu, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Jember Heri Aprilianto, S.T., serta jajaran Bidang Perlindungan Anak.

Kehadiran unsur Dinsos PPPA secara lengkap menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat keberadaan forum anak hingga tingkat desa sebagai mitra strategis dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Melalui Sambung Rasa 2026, Dinsos PPPA Kabupaten Jember berharap sinergi antara Forum Anak Jember, Forum Anak Desa, pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat dapat semakin kuat sehingga upaya perlindungan anak dapat berjalan lebih masif, terkoordinasi, dan memberikan dampak nyata bagi seluruh anak di Kabupaten Jember. (rou)

Galeri Foto