Disnaker Situbondo Kunjungi Disnaker Jember, Perkuat Koordinasi Penanganan PMI dan Penempatan Tenaga Kerja
- 22 Oktober 2026
- Dibaca 39 Kali
Bagikan Via:
Disnaker Situbondo Kunjungi Disnaker Jember, Perkuat Koordinasi Penanganan PMI dan Penempatan Tenaga Kerja
JEMBER, 22 OKTOBER 2026 – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember menerima kunjungan koordinasi dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Situbondo pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember. Kunjungan ini membahas dua agenda strategis yakni koordinasi penanganan permasalahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan penempatan tenaga kerja, sebagai upaya memperkuat sinergi antardaerah dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih responsif, terkoordinasi, dan berpihak kepada kepentingan tenaga kerja di kedua kabupaten.
Sebagai dua kabupaten yang berdekatan secara geografis dan sama-sama memiliki jumlah PMI yang signifikan, Kabupaten Jember dan Kabupaten Situbondo menghadapi dinamika permasalahan ketenagakerjaan yang serupa, mulai dari penanganan PMI bermasalah, koordinasi pemulangan, perlindungan hak-hak PMI, hingga pengelolaan penempatan tenaga kerja yang efektif dan tepat sasaran. Forum koordinasi ini menjadi ruang penting untuk berbagi pengalaman, praktik terbaik, serta membangun mekanisme koordinasi yang lebih terstruktur antara kedua daerah dalam menangani permasalahan ketenagakerjaan yang kerap bersifat lintas wilayah.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Juhenik, S.E., yang menerima langsung kunjungan ini menyampaikan bahwa koordinasi antardaerah merupakan salah satu kunci efektivitas penanganan permasalahan PMI yang tidak mengenal batas administratif wilayah.
“Permasalahan PMI dan penempatan tenaga kerja adalah isu yang tidak bisa diselesaikan sendirian oleh satu daerah. Koordinasi dengan Disnaker Situbondo hari ini sangat penting karena banyak permasalahan PMI yang melibatkan lebih dari satu wilayah administratif. Dengan membangun komunikasi dan mekanisme koordinasi yang lebih kuat, kami dapat memberikan respons yang lebih cepat dan penanganan yang lebih komprehensif kepada PMI yang membutuhkan bantuan,” ujar Juhenik.
Beliau juga menegaskan bahwa sinergi antara Disnaker Jember dan Disnaker Situbondo tidak hanya bermanfaat dalam penanganan permasalahan PMI, tetapi juga dalam memperluas jaringan penempatan tenaga kerja yang menguntungkan bagi pencari kerja di kedua wilayah.
“Kolaborasi antardaerah dalam penempatan tenaga kerja membuka peluang yang lebih luas bagi pencari kerja di Jember dan Situbondo. Informasi lowongan kerja, program pelatihan, dan peluang penempatan yang tersedia di satu daerah dapat dimanfaatkan oleh tenaga kerja dari daerah lain. Inilah yang kami bangun bersama — ekosistem ketenagakerjaan yang saling menguatkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua kabupaten,” tambahnya.
Kunjungan koordinasi Disnaker Kabupaten Situbondo ke Disnaker Kabupaten Jember ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan antara kedua daerah, guna mewujudkan sistem penanganan PMI dan penempatan tenaga kerja yang lebih efektif, responsif, dan berpihak kepada kepentingan terbaik masyarakat di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur. (awh)