logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Distribusi Air Bersih Tahap Keenam Jangkau 325 KK Terdampak Kekeringan di Desa Sumberjeruk Kalisat

  • 20 Juli 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
distribusi-air-bersih-tahap-keenam-jangkau-325-kk-terdampak-kekeringan-di-desa-sumberjeruk-kalisat-20260721

Distribusi Air Bersih Tahap Keenam Jangkau 325 KK Terdampak Kekeringan di Desa Sumberjeruk Kalisat

JEMBER, 20 JULI 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Senin 20 Juli 2026. Penyaluran yang merupakan distribusi tahap keenam tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan akibat musim kemarau berkepanjangan.

Kegiatan distribusi dilaksanakan di dua titik, yakni Dusun Kidul dan Dusun Karangpring, Desa Sumberjeruk. Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, sedikitnya sekitar 325 kepala keluarga (KK) terdampak krisis air bersih sehingga membutuhkan bantuan secara berkala.

Di Dusun Kidul, bantuan menyasar sekitar 60 KK di RT 1 RW 8 dari total 145 KK, serta 15 KK di RT 1 RW 6 dari total 25 KK. Sementara di Dusun Karangpring, distribusi diberikan kepada sekitar 210 KK di RT 2 RW 1 dari total 220 KK dan 40 KK di RT 3 RW 1 dari total 80 KK.

Penyaluran bantuan air bersih tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bupati Jember tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Selain itu, kegiatan juga merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberjeruk serta rekomendasi hasil asesmen TRC BPBD yang menyatakan bahwa musim kemarau telah menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan dan kesulitan memperoleh air bersih.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Jember bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) mulai bergerak menuju lokasi sekitar pukul 13.30 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung mendistribusikan air bersih ke tandon-tandon yang telah disiapkan warga, sekaligus melayani pengisian wadah air milik masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas PRKPLH menyalurkan bantuan sebanyak 5.000 liter air bersih. Seluruh proses distribusi berlangsung tertib dengan melibatkan perangkat desa, RT/RW, serta masyarakat setempat. Setelah seluruh bantuan tersalurkan, tim kembali ke Markas Komando BPBD pada pukul 16.00 WIB.

Anggota TRC BPBD Jember, Parmuji, mengatakan bahwa distribusi air bersih merupakan langkah cepat pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau masih berlangsung.

"Distribusi air bersih ini merupakan penyaluran yang keenam kalinya di Desa Sumberjeruk. Bantuan ini kami laksanakan berdasarkan hasil asesmen di lapangan yang menunjukkan masih banyak warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau. Kami berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sembari terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak," ujar Parmuji.

Ia menambahkan, BPBD bersama instansi terkait akan terus melakukan koordinasi agar pasokan air bersih tetap tersedia selama status siaga darurat masih diberlakukan.

"Kami juga merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan secara rutin setiap dua hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter. Langkah ini dinilai penting agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal," tambahnya.

Selama pelaksanaan kegiatan tidak ditemukan kendala di lapangan. Distribusi berlangsung aman, lancar, dan kondusif berkat sinergi antara BPBD Kabupaten Jember, Dinas PRKPLH, pemerintah desa, perangkat RT/RW, serta partisipasi aktif masyarakat.

BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan air secara bijak selama musim kemarau serta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila terdapat wilayah lain yang mulai mengalami krisis air bersih agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (bob)

Galeri Foto