Distribusi Bantuan Pangan di Kemiri Jember Sasar 1.988 Keluarga, Kecamatan Panti Turun Gunung
- 17 April 2026
- Dibaca 397 Kali
Bagikan Via:
Distribusi Bantuan Pangan di Kemiri Jember Sasar 1.988 Keluarga, Kecamatan Panti Turun Gunung
JEMBER, 17 APRIL 2026 – Pemerintah Kecamatan Panti melakukan pendampingan intensif dalam penyaluran program Cadangan Beras Pemerintah untuk Bantuan Pangan (Banpang) 2026 di Desa Kemiri, Kabupaten Jember. Program ini menyasar 1.988 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), menjadikannya salah satu titik distribusi dengan jumlah penerima terbesar di wilayah tersebut.
Sejak pagi, warga tampak memadati Balai Desa Kemiri untuk mengambil bantuan dengan membawa dokumen persyaratan. Proses distribusi dikawal langsung oleh Camat Panti bersama jajaran Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) guna memastikan penyaluran berjalan sesuai prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu (3T).
Camat Panti Iswahyudi mengatakan, keterlibatan pihak kecamatan diperlukan mengingat besarnya jumlah penerima bantuan. Ia menilai potensi kerumunan maupun ketidaksesuaian data cukup tinggi jika tidak diantisipasi sejak awal.
“Kami turun langsung memberikan asistensi kepada pemerintah desa. Dengan jumlah hampir dua ribu penerima, pengaturan teknis di lapangan harus benar-benar diperhatikan agar tetap tertib dan sesuai prosedur,” ujar Iswahyudi di sela kegiatan, Jumat 17 April 2026.
Ia menambahkan, penyaluran dilakukan dengan melibatkan unsur perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan proses berjalan aman dan kondusif.
Sementara itu, Pemerintah Desa Kemiri menerapkan sistem distribusi bertahap berdasarkan dusun guna menghindari penumpukan warga. Skema ini juga memberi prioritas kepada kelompok rentan seperti lansia dan ibu menyusui.
Pemerintah Desa Kemiri menyebut dukungan dari pihak kecamatan mempermudah proses verifikasi data penerima manfaat yang bersifat dinamis. Petugas melakukan pengecekan berlapis antara undangan fisik dan data pada sistem informasi pangan untuk mencegah penerima ganda.
Dalam program ini, setiap KPM menerima bantuan berupa 10 kilogram beras kualitas medium dan 4 liter minyak goreng. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang disalurkan melalui Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Bulog.
Bagi warga, bantuan ini dinilai membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah kenaikan harga bahan pokok. Salah satu penerima, Saniyah, mengaku bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan sehari-hari.
“Bantuan ini sangat berarti. Uang untuk beli beras bisa dialihkan ke kebutuhan lain seperti sekolah anak,” ujarnya. (jha)