DKPPP Jember Dorong Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Pupuk Organik di Sukowono
- 19 Mei 2026
- Dibaca 76 Kali
Bagikan Via:
DKPPP Jember Dorong Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Pupuk Organik di Sukowono
JEMBER, 19 MEI 2026 – Upaya pemanfaatan limbah peternakan menjadi produk yang bernilai guna terus didorong oleh Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember melalui kegiatan pengayaan pemanfaatan limbah kotoran domba dan sapi menjadi pupuk organik pada Kelompok Ternak Bintang Sempurna di Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono.
Kegiatan yang dilaksanakan pada beberapa waktu lalu tersebut melibatkan drh. Lian Candra, Galih Prasetiyo, A.Md.Vet, Penyuluh Pertanian BPP Sumberjambe, serta mahasiswa Universitas Jember. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengolah limbah ternak agar lebih bermanfaat bagi sektor pertanian sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.
Acara diawali dengan sosialisasi materi mengenai pengelolaan limbah peternakan yang disampaikan oleh mahasiswa Universitas Jember. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan petugas Puskeswan Sukowono. Para peternak tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, terutama saat praktik langsung pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran ternak sapi dan domba.
Dalam praktik tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis limbah kotoran ternak yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organik, termasuk teknik fermentasi dan lama proses pengolahan hingga pupuk siap digunakan kembali untuk kebutuhan pertanian.
Lian Candra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah edukatif untuk meningkatkan kesadaran peternak terhadap pentingnya pengolahan limbah ternak secara tepat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada peternak bahwa limbah kotoran ternak tidak hanya menjadi sisa produksi, tetapi juga memiliki nilai manfaat ekonomi dan lingkungan apabila diolah dengan benar menjadi pupuk organik,” ujar Lian Candra, dikutip Kamis 19 Mei 2026.
Kegiatan berlangsung dengan pendampingan langsung dari tim PPL Peternakan dan Puskeswan Sukowono agar peternak mampu memahami proses pengolahan secara praktik maupun teori. Selain membantu menyediakan alternatif pupuk alami bagi lahan pertanian, pengolahan limbah ternak juga diharapkan dapat mengurangi dampakpolusi lingkungan akibat limbah peternakan yang tidak dikelola dengan baik.
Dengan adanya pembinaan dan pengayaan ini, Kelompok Ternak Bintang Sempurna diharapkan mampu menerapkan pengolahan limbah secara mandiri dan berkelanjutan sehingga dapat mendukung pertanian ramah lingkungan sekaligus meningkatkan nilai tambah dari sektor peternakan di wilayah Kecamatan Sukowono. (ran)