DKPPP Jember Genjot Vaksinasi PMK, 69 Sapi di Gumukmas Dapat Layanan Kesehatan
- 24 April 2026
- Dibaca 158 Kali
Bagikan Via:
DKPPP Jember Genjot Vaksinasi PMK, 69 Sapi di Gumukmas Dapat Layanan Kesehatan
JEMBER 24 APRIL 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember terus memperkuat upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melalui kegiatan vaksinasi dan pelayanan kesehatan hewan di berbagai wilayah. Salah satunya dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, di Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Petugas Puskeswan Gumukmas bersama PPL Penyuluh Pertanian dengan sasaran ternak sapi milik masyarakat setempat. Selain vaksinasi PMK, petugas juga memberikan vitamin, obat cacing bolus, serta mineral tambahan guna menjaga kondisi kesehatan ternak dan meningkatkan daya tahan tubuh hewan.
Sebanyak 69 ekor sapi mendapatkan pelayanan kesehatan dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan vaksinasi ini menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran PMK yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi peternak, baik dari sisi kesehatan hewan maupun penurunan produktivitas ternak.
Penyakit Mulut dan Kuku merupakan penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kambing, domba, dan kerbau. Penyakit ini dapat menyebabkan penurunan nafsu makan, demam tinggi, luka pada mulut dan kaki, hingga menurunnya produktivitas ternak secara signifikan. Oleh karena itu, langkah pencegahan melalui vaksinasi rutin menjadi salah satu upaya utama yang terus dilakukan pemerintah daerah.
Petugas Puskeswan Gumukmas, drh. Nanik Ariyani menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi ini tidak hanya bertujuan untuk menekan penyebaran PMK, tetapi juga memberikan perlindungan jangka panjang terhadap ternak masyarakat.
“Vaksinasi PMK ini merupakan langkah preventif agar ternak tetap sehat dan terhindar dari penyebaran penyakit mulut dan kuku. Selain itu, pemberian vitamin, obat cacing, dan mineral juga bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh ternak sehingga produktivitas peternak dapat terus terjaga,” ujar Nanik Ariyani.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengendalian PMK juga sangat bergantung pada peran aktif para peternak dalam menjaga kebersihan kandang, memperhatikan pola pemberian pakan, serta melakukan pemantauan kesehatan ternak secara rutin.
Menurutnya, peternak perlu segera melaporkan kepada petugas apabila ditemukan gejala seperti hewan lesu, tidak nafsu makan, keluar air liur berlebihan, atau luka pada area mulut dan kaki. Penanganan cepat akan sangat membantu mencegah penyebaran penyakit ke ternak lainnya.
Kegiatan vaksinasi ini juga mendapat respons positif dari masyarakat peternak karena dinilai sangat membantu dalam menjaga keberlangsungan usaha peternakan mereka. Dengan adanya pendampingan langsung dari petugas kesehatan hewan, para peternak merasa lebih tenang dan terbantu dalam menghadapi potensi ancaman penyakit ternak.
Melalui kegiatan ini, DKPPP Kabupaten Jember berharap upaya pencegahan PMK dapat berjalan maksimal serta mampu menjaga stabilitas sektor peternakan di wilayah Kecamatan Gumukmas. Pemerintah juga terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan hewan secara berkelanjutan demi mendukung kesejahteraan peternak dan ketahanan pangan daerah. (ran)