Dokumen Adminduk Mugiya Diantarkan Langsung ke Rumah di Dusun Semek
- 19 Agustus 2026
- Dibaca 160 Kali
Bagikan Via:
Dokumen Adminduk Mugiya Diantarkan Langsung ke Rumah di Dusun Semek
JEMBER, 19 AGUSTUS 2026 – Pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) secara jemput bola kembali dilakukan Pemerintah Kecamatan Sumberjambe. Pada Rabu, 19 Agustus 2026, tim PMKS bersama Pelayanan Umum (Pelum) Kecamatan Sumberjambe menyalurkan dokumen adminduk milik Mugiya, warga Dusun Semek, Desa Sumberjambe, Kecamatan Sumberjambe, langsung ke kediamannya.
Mugiya merupakan warga yang tidak dapat bangkit dari tempat tidur sehingga memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke tempat pelayanan. Dalam kesehariannya, Mugiya tinggal bersama saudara perempuannya yang turut membantu memenuhi kebutuhannya.
Melihat kondisi tersebut, penyaluran dokumen dilakukan langsung ke rumah agar Mugiya tetap dapat memperoleh hak administrasi kependudukannya tanpa harus meninggalkan kediaman. Saat petugas datang, dokumen tersebut diterima oleh saudara perempuan Mugiya yang mendampinginya di rumah.
PMKS Kecamatan Sumberjambe, Agus, mengatakan pelayanan langsung ke rumah menjadi langkah penting untuk menjangkau warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
“Karena kondisi beliau tidak memungkinkan untuk datang ke kantor, jadi kami yang datang langsung ke rumah. Dokumennya kami serahkan kepada saudara yang selama ini mendampingi beliau,” ujar Agus.
Ia menambahkan, pelayanan seperti ini dilakukan agar kondisi fisik warga tidak menjadi penghalang dalam mendapatkan dokumen kependudukan. Petugas juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengetahui warga yang membutuhkan pelayanan secara khusus.
Penyaluran dokumen Mugiya menjadi bagian dari komitmen Kecamatan Sumberjambe dalam memberikan pelayanan adminduk yang mudah dijangkau masyarakat. Melalui pelayanan jemput bola, petugas berupaya memastikan warga dengan keterbatasan mobilitas tetap mendapatkan pelayanan secara layak dan tepat sasaran.
Sinergi antara tim kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus berjalan sehingga kebutuhan administrasi kependudukan warga, termasuk mereka yang tidak memungkinkan datang langsung ke kantor pelayanan, dapat segera ditindaklanjuti. (wd)