logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

Hujan Bukan Halangan, Semangat Mahasiswa Tetap Menyala dalam Halal Bihalal Cinta Jember

  • 29 Maret 2026
  • Dibaca 203 Kali
Bagikan Via:
hujan-bukan-halangan-semangat-mahasiswa-tetap-menyala-dalam-halal-bihalal-cinta-jember-20260330

Hujan Bukan Halangan, Semangat Mahasiswa Tetap Menyala dalam Halal Bihalal Cinta Jember

JEMBER, 29 MARET 2026 – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur kawasan depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember pada Sabtu, 28 Maret 2026, tak mampu meredupkan semangat ribuan mahasiswa penerima beasiswa Cinta Bergema. Kegiatan Halal Bihalal dan pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Cinta Jember yang semula digelar di ruang terbuka, terpaksa dipindahkan ke lobby Pemkab Jember demi keselamatan dan kenyamanan peserta.

Sejak siang hari, suasana di depan Pemkab Jember telah dipenuhi oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Mereka datang dengan penuh antusias, siap mengikuti rangkaian acara yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan solidaritas antar penerima beasiswa. Namun, di tengah berlangsungnya kegiatan, cuaca tiba-tiba berubah drastis. Hujan lebat disertai angin kencang memaksa panitia mengambil keputusan cepat untuk memindahkan acara ke dalam lobby.

Meski harus berpindah tempat, semangat para mahasiswa tidak sedikit pun surut. Dengan tertib dan penuh kebersamaan, mereka bergerak menuju lobby Pemkab Jember. Bahkan, momen tersebut justru semakin mempererat rasa solidaritas di antara peserta. Tawa, semangat, dan energi positif tetap terasa, seakan hujan hanyalah bagian dari cerita yang memperkuat makna kebersamaan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa. Dalam sambutannya di lobby Pemkab Jember, ia mengaku bangga melihat semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh generasi muda.

“Saya sangat mengapresiasi kalian semua. Hujan deras seperti ini tidak membuat kalian pulang, tapi tetap bertahan dan menunggu hingga acara bisa dilanjutkan. Ini yang dinamakan mahasiswa, tanpa pantang mundur,” ujar Gus Fawait yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

Ia juga menegaskan bahwa semangat seperti inilah yang menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Menurutnya, ketangguhan dan kebersamaan yang terlihat hari itu menjadi bukti bahwa mahasiswa Jember memiliki karakter kuat dan siap berkontribusi bagi daerah.

Tidak hanya dari pihak pemerintah, semangat tersebut juga dirasakan langsung oleh para mahasiswa. Rizaldy, salah satu mahasiswa dari Universitas Terbuka, mengungkapkan bahwa kondisi hujan justru menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

“Kalau ini namanya mahasiswa. Tetap kompak meskipun hujan badai. Justru ini yang bikin kita semakin solid. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” ujarnya dengan penuh semangat.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antar mahasiswa dari berbagai kampus. Dalam kondisi apa pun, termasuk saat hujan deras, semangat untuk berkumpul dan bersilaturahmi tetap menjadi prioritas.

Kegiatan Halal Bihalal ini memang menjadi momentum penting bagi mahasiswa penerima beasiswa Cinta Bergema. Selain sebagai ajang saling bermaafan setelah bulan Ramadan, acara ini juga menjadi simbol persatuan lintas kampus yang dilandasi oleh semangat yang sama: cinta terhadap Jember.

Meski cuaca tidak bersahabat, rangkaian acara tetap berjalan dengan lancar di dalam lobi. Para mahasiswa tetap mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari sambutan, pelantikan pengurus, hingga sesi kebersamaan. Tidak ada keluhan, yang ada justru semangat yang semakin membara.

Perpindahan lokasi dari depan Pemkab ke lobi justru memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini. Hujan yang awalnya dianggap sebagai hambatan, berubah menjadi simbol ketangguhan dan kekompakan mahasiswa. Mereka tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga menunjukkan komitmen dan dedikasi yang tinggi.

Semangat yang digaungkan dalam kegiatan ini pun terasa semakin kuat: semua karena cinta. Cinta terhadap kebersamaan, cinta terhadap persaudaraan, dan cinta terhadap Jember. Nilai inilah yang menjadi fondasi utama dalam membangun solidaritas mahasiswa lintas perguruan tinggi.

Kegiatan yang berlangsung hingga selesai ini akhirnya menjadi bukti nyata bahwa hujan bukanlah badai penghalang. Justru di tengah derasnya hujan, lahir cerita tentang keteguhan, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah dari para mahasiswa Jember.

Dengan energi yang tetap menyala meski diguyur hujan, para mahasiswa menunjukkan bahwa mereka bukan hanya generasi penerima manfaat, tetapi juga generasi yang siap bergerak, bersatu, dan membawa perubahan. (hz)

Galeri Foto