logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

DPUPR Jember Rapikan Jalan Letjen Panjaitan, Pohon Dirempes dan Trotoar Direhabilitasi

  • 18 Agustus 2026
  • Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
dpupr-jember-rapikan-jalan-letjen-panjaitan-pohon-dirempes-dan-trotoar-direhabilitasi-20260819

DPUPR Jember Rapikan Jalan Letjen Panjaitan, Pohon Dirempes dan Trotoar Direhabilitasi

JEMBER, 18 AGUSTUS 2026 - Kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di ruang jalan tidak hanya bergantung pada kondisi aspal yang mulus. Trotoar yang tertata serta pepohonan yang terawat juga menjadi bagian penting dari lingkungan jalan yang aman dan nyaman. Hal tersebut menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui kegiatan perempesan pohon dan rehabilitasi trotoar di Jalan Letjen Panjaitan, Kecamatan Sumbersari pada, Selasa, 18 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan dan pemeliharaan fasilitas jalan di kawasan perkotaan. Di ruas Jalan Letjen Panjaitan, petugas melakukan perempesan pada sejumlah pohon yang berada di sisi jalan. Cabang dan ranting yang dinilai terlalu lebat dipangkas agar tidak mengganggu ruang jalan maupun aktivitas masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Perempesan pohon juga dilakukan untuk menjaga kondisi lingkungan jalan tetap tertata. Pepohonan memang memiliki banyak manfaat, mulai dari memberikan keteduhan hingga membuat suasana jalan terasa lebih nyaman. Namun, apabila pertumbuhannya sudah terlalu rimbun atau terdapat bagian pohon yang mengganggu, pemeliharaan tetap perlu dilakukan secara berkala.

Petugas di lapangan bekerja dengan memperhatikan kondisi sekitar. Ranting hasil perempesan kemudian dikumpulkan agar tidak menumpuk dan mengganggu pengguna jalan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dari pekerjaan, sehingga setelah proses perempesan selesai, area di sekitar lokasi dapat kembali digunakan dengan lebih nyaman.

Selain menangani pepohonan, DPUPR Kabupaten Jember juga melakukan rehabilitasi pada bagian trotoar di kawasan Jalan Letjen Panjaitan. Sejumlah bagian trotoar yang mengalami kerusakan dibenahi kembali agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Trotoar memiliki fungsi penting bagi masyarakat, khususnya pejalan kaki. Kondisi trotoar yang rusak, tidak rata, atau mengalami kerusakan pada bagian tertentu dapat membuat pejalan kaki kesulitan saat melintas. Karena itu, perbaikan dilakukan agar jalur pedestrian menjadi lebih aman dan nyaman digunakan.

Kegiatan rehabilitasi tersebut juga menjadi bentuk pemeliharaan terhadap fasilitas publik yang setiap hari digunakan masyarakat. Jalan Letjen Panjaitan merupakan salah satu kawasan yang cukup aktif dengan berbagai aktivitas warga, kendaraan, pertokoan, maupun kegiatan lainnya. Dengan kondisi trotoar yang lebih baik, masyarakat yang berjalan kaki diharapkan dapat menggunakan ruang tersebut dengan lebih nyaman.

Sariyanto, Koordinator Wilayah (Korwil) Kota DPUPR Kabupaten Jember menjelaskan bahwa penanganan di Jalan Letjen Panjaitan dilakukan dengan melihat kebutuhan di lapangan. Menurutnya, perempesan pohon dan perbaikan trotoar merupakan pekerjaan yang saling mendukung dalam menjaga kawasan perkotaan tetap tertata.

“Yang kami kerjakan bukan hanya melihat kondisi jalannya saja. Trotoar dan pepohonan di sekitar jalan juga perlu diperhatikan karena semuanya berkaitan dengan kenyamanan masyarakat. Pohon yang terlalu rimbun kami rapikan, sementara bagian trotoar yang mengalami kerusakan kami benahi agar bisa kembali digunakan dengan baik,” ujar Sariyanto.

Ia menambahkan, pemeliharaan fasilitas jalan membutuhkan perhatian secara terus-menerus. Kerusakan kecil yang dibiarkan terlalu lama berpotensi menjadi lebih besar dan akhirnya membutuhkan penanganan yang lebih banyak. Karena itu, pemantauan kondisi jalan, trotoar, drainase, maupun lingkungan di sekitarnya terus dilakukan sesuai kebutuhan.

“Harapannya setelah pekerjaan selesai, masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya. Pejalan kaki lebih nyaman, lingkungan jalan lebih rapi, dan pohon-pohon di sisi jalan juga lebih terawat. Kami juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas yang sudah diperbaiki bersama-sama,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, petugas juga harus memperhatikan keselamatan karena lokasi berada di kawasan jalan yang cukup ramai. Pengaturan area kerja diperlukan agar aktivitas pemeliharaan tidak mengganggu pengguna jalan. Masyarakat yang melintas juga diharapkan dapat berhati-hati ketika melewati titik pekerjaan.

Perempesan pohon bukan berarti menghilangkan fungsi penghijauan di kawasan tersebut. Pemangkasan dilakukan secara terukur pada bagian-bagian yang memang membutuhkan penanganan. Dengan begitu, keberadaan pepohonan tetap dapat memberikan manfaat sebagai peneduh sekaligus memperindah lingkungan jalan.

Sementara itu, rehabilitasi trotoar diharapkan dapat mengembalikan fungsi jalur pedestrian sebagai ruang yang aman bagi pejalan kaki. Keberadaan trotoar yang layak menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan kawasan perkotaan yang lebih ramah bagi masyarakat. (yan)

Galeri Foto