logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jenggawah

Ratusan Guru Ngaji dan Modin di Jenggawah Terima Insentif, Warga Apresiasi Perhatian Bupati Jember

  • 17 Maret 2026
  • Dibaca 198 Kali
Bagikan Via:
ratusan-guru-ngaji-dan-modin-di-jenggawah-terima-insentif-warga-apresiasi-perhatian-bupati-jember-20260318

Ratusan Guru Ngaji dan Modin di Jenggawah Terima Insentif, Warga Apresiasi Perhatian Bupati Jember

JEMBER, 17 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember kembali menyalurkan honorarium bagi guru ngaji, modin nikah, guru kitab suci nonmuslim, serta Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) tahun 2026.

Penyaluran kali ini dilaksanakan di lima Balai Desa yaitu Balai Desa Cangkring dengan melibatkan penerima dari tiga desa sekaligus yakni Cangkring, Jatisari, dan Jatimulyo, Balai Desa Jenggawah, Balai Desa Kemuningsari Kidul, Balai Desa Kertonegoro dan Balai Desa Wonojati

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dihadiri oleh masing-masing Kepala Desa, petugas Kesra Kabupaten Jember, para Kaur Kesra dari masing-masing Desa, petugas Bank Jatim, serta unsur Satpol PP dari masing-masing desa.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembayaran honorarium untuk para guru ngaji, modin nikah, guru kitab suci nonmuslim, dan P3N sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam memberikan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Untuk Desa Cangkring tercatat sebanyak 57 guru ngaji dan dua modin nikah menerima honorarium pada tahap pertama, dengan total 59 orang penerima. Sementara itu, dari Desa Jatisari terdapat tiga guru ngaji, dan dari Desa Jatimulyo satu guru ngaji yang juga menerima insentif. Untuk Desa Jenggawah tercatat sebanyak 141 penerima insentif, Desa Kemuningsari Kidul 137, Desa Kertonegoro 99, dan Desa Wonojati 126 penerima insentif.

Adapun untuk Desa Cangkring secara keseluruhan jumlah guru ngaji dan modin nikah yang menerima honorarium mencapai sekitar 134 orang. Proses pembayaran dilakukan dalam dua tahap, yakni pada Sabtu 14 Maret dan dilanjutkan pada Selasa mendatang.

Program pemberian insentif ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, terhadap para tokoh keagamaan yang selama ini berperan penting dalam membina masyarakat di tingkat desa.

Salah satu penerima insentif, Suciatika (43), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah kepada para guru ngaji. Ia mengatakan selama masa kepemimpinan Gus Fawait, dirinya telah dua kali menerima insentif guru ngaji.

“Alhamdulillah selama kepemimpinan Gus Fawait ini saya sudah dua kali menerima insentif guru ngaji. Kami merasa diperhatikan oleh pemerintah daerah,” ujar Suciatika saat ditemui usai kegiatan.

Menurutnya, proses pencairan insentif juga terbilang mudah dan tidak menyulitkan para penerima. “Prosesnya juga mudah, cukup datang ke balai desa saja. Jadi kami tidak perlu repot-repot ke bank. Ini sangat membantu kami,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cangkring H. Heru Ali Wahyudi menyampaikan bahwa program honorarium ini sangat berarti bagi para guru ngaji dan tokoh keagamaan yang selama ini mengabdikan diri dalam pembinaan moral dan spiritual masyarakat.

“Para guru ngaji dan modin ini memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Dengan adanya insentif ini diharapkan dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian mereka,” ujarnya.

Bagi para guru ngaji dan modin, insentif tersebut bukan sekadar bantuan finansial, melainkan juga bentuk pengakuan atas pengabdian mereka dalam membimbing masyarakat. Program yang terus digulirkan Pemerintah Kabupaten Jember ini diharapkan dapat semakin memotivasi para tokoh keagamaan untuk terus menebarkan nilai-nilai pendidikan dan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Galeri Foto