Dukung Warga Lansia dengan Layanan Prima pada Halun 2026
- 15 Juni 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Dukung Warga Lansia dengan Layanan Prima pada Halun 2026
Jember – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Jember, Sabtu (6/6/2026). Disdukcapil menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) secara langsung bagi para lanjut usia dan masyarakat umum yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Pelayanan yang diselenggarakan di tengah kemeriahan peringatan HALUN tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan jemput bola yang selama ini terus dikembangkan oleh Disdukcapil Jember. Kehadiran layanan adminduk di lokasi acara mendapat sambutan positif dari para peserta, terutama para lansia yang menjadi fokus utama dalam peringatan nasional tersebut. Kepala Disdukcapil Kabupaten Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa momentum Hari Lanjut Usia Nasional merupakan kesempatan yang tepat untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah dijangkau, serta ramah terhadap kebutuhan kelompok lanjut usia.
“Pelayanan ini kami hadirkan agar para lansia bisa lebih dekat dengan pelayanan admindukcapil. Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia, memiliki akses yang sama terhadap dokumen kependudukan yang menjadi hak mereka,” ujar Bambang Saputro saat ditemui di lokasi kegiatan. Menurutnya, dokumen kependudukan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi setiap warga negara. Berbagai layanan publik, mulai dari kesehatan, bantuan sosial, perbankan, hingga pelayanan pemerintahan lainnya, mensyaratkan dokumen kependudukan yang lengkap dan valid. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Momentum HALUN 2026 menjadi waktu yang tepat untuk memberikan aksesibilitas dokumen kependudukan yang ramah bagi para lansia dan warga Jember yang sedang menghabiskan waktu akhir pekan di alun-alun. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa pelayanan pemerintah hadir di tengah-tengah mereka,” imbuhnya. Sejak pagi hari, ribuan warga memadati Alun-alun Jember untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional. Acara tersebut diwarnai dengan senam bersama, pemeriksaan kesehatan, hiburan rakyat, pameran pelayanan publik, hingga berbagai kegiatan sosial yang melibatkan komunitas lansia dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember.
Di tengah keramaian tersebut, stan pelayanan Disdukcapil menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi masyarakat. Sejumlah petugas tampak melayani warga yang ingin melakukan berbagai pengurusan dokumen kependudukan, mulai dari konsultasi administrasi, pembaruan data kependudukan, pencetakan dokumen, hingga informasi mengenai layanan kependudukan digital. Bambang menegaskan bahwa pelayanan jemput bola seperti ini merupakan bagian dari strategi Disdukcapil Jember dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor, pihaknya secara aktif mendatangi lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat agar pelayanan dapat dirasakan secara lebih luas. “Prinsip kami adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena tidak semua warga memiliki kesempatan atau kemampuan untuk datang langsung ke kantor pelayanan. Terutama para lansia yang membutuhkan perhatian khusus dalam mengakses layanan administrasi,” jelasnya.
Selain memberikan kemudahan akses, pelayanan di lokasi kegiatan juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap dan akurat. Dengan data kependudukan yang valid, pemerintah dapat memberikan pelayanan publik secara lebih tepat sasaran. Kehadiran layanan adminduk pada peringatan HALUN juga menjadi bentuk dukungan Disdukcapil terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup lanjut usia. Seiring bertambahnya jumlah penduduk lansia di Indonesia, kebutuhan akan pelayanan publik yang inklusif dan ramah lansia menjadi semakin penting.
Pemerintah daerah melalui berbagai perangkat daerah terus berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung partisipasi aktif para lansia dalam kehidupan sosial. Salah satunya dengan memastikan mereka memperoleh hak-haknya sebagai warga negara, termasuk hak atas identitas hukum melalui dokumen kependudukan yang sah. Manfaat nyata dari pelayanan jemput bola tersebut dirasakan langsung oleh para peserta kegiatan. Salah satunya adalah Sri Kasmiati, seorang lansia asal Kelurahan Tegalbesar yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus kelengkapan dokumen kependudukannya.
Sri mengaku telah mempersiapkan berbagai persyaratan dari rumah sebelum datang ke lokasi kegiatan. Informasi mengenai adanya pelayanan adminduk yang disediakan Disdukcapil membuat dirinya tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut. “Dari rumah saya sudah menyiapkan dokumen yang diperlukan. Jadi begitu sampai di sini langsung bisa mengurus. Pelayanannya sangat membantu,” ujarnya. Bagi Sri, pelayanan yang diberikan Disdukcapil pada momentum HALUN bukanlah pengalaman pertamanya. Ia mengaku telah memanfaatkan layanan serupa pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional tahun sebelumnya dan kembali merasakan kemudahan yang sama pada tahun ini.
“Alhamdulillah pelayanannya sangat cepat, mudah, dan gratis. Dua kali saya memanfaatkan pelayanan ini, dari tahun kemarin dan tahun ini. Petugasnya juga ramah dan membantu menjelaskan apa yang perlu dilengkapi,” ungkap Sri Kasmiati dengan wajah sumringah. Pengalaman positif yang dirasakan Sri mencerminkan manfaat nyata dari pendekatan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat. Bagi sebagian lansia, mengurus administrasi kependudukan sering kali menjadi tantangan tersendiri karena keterbatasan mobilitas maupun minimnya informasi mengenai prosedur pelayanan. Dengan hadirnya layanan di lokasi kegiatan masyarakat, hambatan tersebut dapat diminimalkan.
Tidak hanya lansia, sejumlah warga yang hadir di Alun-alun Jember juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai permasalahan administrasi kependudukan. Beberapa warga bahkan mengaku baru mengetahui bahwa berbagai layanan adminduk saat ini dapat diakses dengan lebih mudah melalui inovasi yang dikembangkan Disdukcapil. Dalam beberapa tahun terakhir, Disdukcapil Jember memang terus melakukan berbagai terobosan pelayanan. Selain memperkuat layanan tatap muka, instansi tersebut juga mengembangkan berbagai layanan berbasis digital guna mempercepat proses administrasi dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Meski demikian, Bambang menegaskan bahwa pelayanan langsung di lapangan tetap menjadi bagian penting dari strategi pelayanan publik, terutama untuk menjangkau kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, maupun masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap teknologi digital. “Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh pelayanan administrasi kependudukan. Digitalisasi penting, tetapi pelayanan langsung juga tetap diperlukan agar semua masyarakat dapat terlayani dengan baik,” katanya.
Melalui kegiatan seperti HALUN, Disdukcapil Jember berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya dokumen kependudukan serta memanfaatkan berbagai layanan yang telah disediakan pemerintah. Keberadaan dokumen seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, maupun dokumen kependudukan lainnya memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kebutuhan administratif masyarakat.
Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 di Kabupaten Jember pun tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan apresiasi bagi para lansia, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan semangat melayani dan mendekatkan pelayanan kepada warga, Disdukcapil Jember terus berupaya menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran layanan adminduk di tengah peringatan HALUN menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang berkualitas dapat diwujudkan melalui pendekatan yang humanis, responsif, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui langkah-langkah tersebut, Disdukcapil Jember berharap dapat terus meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Semangat melayani yang diwujudkan dalam kegiatan jemput bola seperti ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik serta memastikan setiap warga memperoleh hak administrasi kependudukannya secara mudah, cepat, dan tanpa biaya.