Ekspos Pengawasan Perkuat Kinerja APIP
JEMBER, SENIN, 6 JULI 2026 – Dalam rangka memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan melalui perencanaan pengawasan yang lebih terarah, terpadu, dan berbasis risiko, serta menyelaraskan pelaksanaan Program Kerja Pengawasan dengan prioritas pembangunan daerah dan arah kebijakan pengawasan nasional, Inspektorat Kabupaten Jember menggelar Ekspos Program Kerja Pengawasan yang dipimpin langsung oleh Plt. Inspektur Kabupaten Jember, Penny Artha Medya, S.E., Ak, pada Kamis, 2 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Inspektorat Kabupaten Jember. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Inspektur Pembantu (Irban) beserta jajaran sebagai forum strategis untuk memaparkan, mengevaluasi, dan menyelaraskan rencana pengawasan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026 agar mampu memberikan nilai tambah bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kualitas perencanaan dan pelaksanaan pengawasan internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, serta berorientasi pada hasil, Inspektorat Kabupaten Jember perlu memastikan seluruh program pengawasan disusun secara terintegrasi, berbasis risiko, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Ekspos program kerja juga menjadi media untuk menyamakan persepsi antarbidang, mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, menghindari tumpang tindih pelaksanaan pengawasan, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), serta memastikan setiap kegiatan pengawasan mampu memberikan rekomendasi yang bernilai tambah bagi perangkat daerah. Dengan demikian, fungsi pengawasan tidak hanya berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis dalam mendorong peningkatan kinerja, penerapan prinsip good governance, dan pencapaian target pembangunan Kabupaten Jember.
Ekspos Program Kerja Pengawasan menjadi salah satu agenda strategis Inspektorat Kabupaten Jember dalam memastikan setiap bidang pengawasan memiliki perencanaan yang terukur, adaptif, dan selaras dengan kebijakan pengawasan nasional. Melalui kegiatan ini, masing-masing Irban mempresentasikan rencana pelaksanaan pengawasan sesuai wilayah dan objek binaannya, mulai dari pengawasan reguler, pengawasan berbasis risiko, monitoring tindak lanjut hasil pemeriksaan, evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, hingga kegiatan pendampingan terhadap perangkat daerah.
Dalam paparannya, setiap Irban menjelaskan sasaran pengawasan, metode pelaksanaan, jadwal kegiatan, potensi risiko yang dihadapi, serta strategi yang akan diterapkan untuk meningkatkan efektivitas fungsi APIP. Selanjutnya, seluruh program yang dipresentasikan memperoleh masukan, koreksi, dan arahan langsung dari Plt. Inspektur Kabupaten Jember guna memastikan setiap program kerja dapat dilaksanakan secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
Pelaksanaan ekspos dilakukan melalui pemaparan program kerja oleh masing-masing Irban yang dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan evaluasi bersama. Forum ini menjadi wadah untuk menyusun skala prioritas pengawasan, menyelaraskan target kinerja antarbidang, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya pengawas, serta memperkuat koordinasi internal sehingga pelaksanaan pengawasan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap berbagai potensi risiko yang dihadapi pemerintah daerah.
Dalam arahannya, Plt. Inspektur Kabupaten Jember, Penny Artha Medya, S.E., Ak, menegaskan bahwa program kerja pengawasan harus disusun secara adaptif dengan mempertimbangkan risiko yang dihadapi pemerintah daerah. Menurutnya, pengawasan modern tidak lagi hanya berorientasi pada pemeriksaan kepatuhan, tetapi juga harus mampu memberikan solusi, pendampingan, serta rekomendasi yang konstruktif guna mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. "Ekspos program kerja ini merupakan momentum untuk memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman dan arah yang sama dalam melaksanakan fungsi pengawasan. Program yang disusun harus mampu menjawab tantangan yang dihadapi perangkat daerah, berbasis risiko, serta memberikan rekomendasi yang konstruktif. Dengan demikian, Inspektorat tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan berintegritas," ujarnya.
Melalui pelaksanaan Ekspos Program Kerja Pengawasan ini, Inspektorat Kabupaten Jember berharap seluruh Irban mampu melaksanakan tugas pengawasan secara profesional, terencana, dan berorientasi pada hasil. Kesamaan persepsi yang dibangun dalam forum ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan pengawasan internal sekaligus memperkuat peran APIP sebagai trusted advisor dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan.
Ke depan, hasil ekspos program kerja tersebut akan menjadi pedoman pelaksanaan pengawasan sepanjang tahun 2026. Dengan perencanaan yang matang, koordinasi yang solid, serta komitmen seluruh jajaran Inspektorat Kabupaten Jember, diharapkan pengawasan internal mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja perangkat daerah, memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan Kabupaten Jember secara efektif dan berkelanjutan.(ILY)