logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Mumbulsari

Operasi Pasar Murah LPG 3kg di Mumbulsari, Masyarakat Antusias Padati Kantor Kecamatan

  • 30 April 2026
  • Dibaca 138 Kali
Bagikan Via:
operasi-pasar-murah-lpg-3kg-di-mumbulsari-masyarakat-antusias-padati-kantor-kecamatan-20260430

Operasi Pasar Murah LPG 3kg di Mumbulsari, Masyarakat Antusias Padati Kantor Kecamatan

JEMBER, 30 APRIL 2026 – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember bersama PT Pertamina Patra Niaga menggelar Operasi Pasar Murah Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram bersubsidi di Kantor Kecamatan Mumbulsari, Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk menekan dampak kelangkaan gas melon yang terjadi di tingkat pangkalan dan pengecer selama beberapa pekan terakhir.

​Operasi pasar dimulai tepat pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan menyediakan stok sebanyak 300 tabung gas. Setiap tabung dijual seharga Rp 18.000, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Harga ini jauh di bawah harga pasar saat ini yang dilaporkan mencapai Rp 22.000 hingga Rp 25.000 per tabung akibat minimnya pasokan.

​Ratusan warga Kecamatan Mumbulsari telah memadati halaman kantor kecamatan sejak pagi hari. Untuk mendapatkan gas bersubsidi, warga diwajibkan membawa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli. Petugas di lapangan menerapkan sistem satu tabung untuk satu orang guna memastikan distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.

​Camat Mumbulsari, Abdul Kadir, atau yang akrab disapa Ading, menyatakan bahwa syarat administrasi berupa KTP dan KK sangat krusial untuk memverifikasi bahwa pembeli adalah warga asli Kecamatan Mumbulsari yang memang membutuhkan subsidi.

​"Hari ini kami memfasilitasi pendistribusian 300 tabung LPG 3 kg. Kami pastikan prosesnya transparan. Petugas memeriksa KTP dan KK asli di lokasi sebelum transaksi dilakukan. Langkah ini penting agar subsidi energi ini benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Abdul Kadir saat ditemui di lokasi operasi pasar, Rabu (29/4).

​Ading menambahkan, tingginya antusias masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan gas bersubsidi di wilayahnya sangat tinggi.

"Mungkin jumlah 300 tabung yang disediakan hari ini belum sepenuhnya mampu mengcover seluruh kebutuhan warga di Kecamatan Mumbulsari, namun saya berharap kegiatan ini dapat meredam kepanikan pasar," lengkapnya.

​Tingginya permintaan membuat stok 300 tabung tersebut habis hanya dalam waktu kurang dari dua jam. Sekitar pukul 11.00 WIB, petugas sudah menutup permintaan pembelian karena gas sudah ludes terjual. Kondisi ini menyisakan kekecewaan bagi sejumlah warga yang datang terlambat, salah satunya Siti.

​Siti mengaku baru bisa mendatangi lokasi menjelang siang karena baru mendapatkan informasi dari tetangganya. "Udah habis ya mas, saya kira masih ada. Terlanjur saya keburu kesini barusan," ucapnya. (nov)

Galeri Foto